detikBaliMinggu, 01 Feb 2026 04:30 WIB
Apakah Minum Teh Setelah Makan Bahaya untuk Kesehatan?
Kebiasaan meminum teh setelah makan bisa berdampak buruk pada kesehatan. Simak penjelasan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berikut ini.
detikBaliMinggu, 01 Feb 2026 04:30 WIB
Kebiasaan meminum teh setelah makan bisa berdampak buruk pada kesehatan. Simak penjelasan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berikut ini.
detikFoodSenin, 22 Sep 2025 06:00 WIB
Teh dinikmati sepanjang hari. Namun saat disandingkan dengan waktu makan, lebih baik minum teh sebelum atau sesudah makan ya?
detikFoodJumat, 22 Agu 2025 05:00 WIB
Kopi dan teh tidak cocok diminum pada setiap waktu. Kenali waktu terburuk untuk meminumnya agar tidak merugikan kesehatan.
detikJabarSabtu, 16 Agu 2025 23:00 WIB
Minum teh setelah makan tidak selalu berbahaya. dr Dion Haryadi menjelaskan bahwa dampaknya tergantung pada jumlah dan waktu konsumsi. Simak penjelasannya!
detikFoodJumat, 18 Jul 2025 05:02 WIB
Minum kopi dan teh perlu memperhatikan beberapa aturan agar manfaatnya dapat terasa maksimal. Salah satunya dengan mengonsumsi kopi dan teh pada waktu tepat.
detikFoodRabu, 25 Jun 2025 05:08 WIB
Secangkir teh sering dijadikan minuman pagi, bahkan dikonsumsi saat perut masih kosong. Apakah kebiasaan ini bagus, atau justru memicu efek samping?
detikFoodMinggu, 09 Mar 2025 03:00 WIB
Selain teh manis, banyak orang menggemari rasa teh tawar. Di balik rasanya cenderung hambar dan pahit, minum teh tawar memberikan beberapa manfaat kesehatan.
detikFoodKamis, 27 Feb 2025 07:00 WIB
Racikan teh khas Korea menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk 5 jenis teh ini yang baik untuk meningkatkan imunitas tubuh.
detikFoodSelasa, 11 Feb 2025 19:00 WIB
Selain olahraga dan mengonsumsi makanan sehat, minum teh juga bisa bantu menurunkan berat badan. Khususnya 5 jenis teh ini yang bagus diminum sebelum tidur.
detikFoodSabtu, 25 Jan 2025 06:00 WIB
Orang Inggris diketahui telah minum teh sebanyak 53 juta cangkir setiap pagi. Hal ini telah dibuktikan dalam sebuah survei yang melibatkan 2.000 partisipan.