detikNewsSabtu, 29 Feb 2020 21:54 WIB
Pembunuh Santri Gangguan Jiwa di Trenggalek Ngaku Dapat Bisikan Gaib
Matal (61) punya alasan mengapa menghabisi nyawa santri gangguan jiwa, Samuri (42). Ia mengaku mendapat bisikan gaib sebelum beraksi.
detikNewsSabtu, 29 Feb 2020 21:54 WIB
Matal (61) punya alasan mengapa menghabisi nyawa santri gangguan jiwa, Samuri (42). Ia mengaku mendapat bisikan gaib sebelum beraksi.
detikNewsSabtu, 29 Feb 2020 16:37 WIB
Matal (61), pelaku pembunuhan santri gangguan jiwa Samuri (42) di Trenggalek diketahui pernah melakukan aksi serupa. Bahkan korbannya pasangan suami istri.
detikNewsSabtu, 29 Feb 2020 14:29 WIB
Pembunuhan santri gangguan jiwa di Trenggalek berlangsung tragis. Sejumlah saksi yang ada di lokasi kejadian tidak berani mendekat karena pelaku membawa linggis
detikNewsSabtu, 29 Feb 2020 11:58 WIB
Seorang santri gangguan jiwa tewas dibunuh santri lainnya di teras masjid Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiien Trenggalek. Korban dibunuh pakai linggis.
detikNewsSelasa, 21 Mei 2019 17:33 WIB
Motif pengeroyokan hingga tewas seorang remaja di Trenggalek akhirnya terungkap. Aksi nekat para tersangka dilatarbelakangi aksi pencurian yang dilakukan korban
detikNewsSenin, 20 Mei 2019 17:52 WIB
Latar belakang pengeroyokan remaja di Taman Balai Kota Panggul Trenggalek hingga tewas masih misteri. Namun sejumlah spekulasi dan rumor muncul di masyarakat.
detikNewsSenin, 20 Mei 2019 17:10 WIB
Polisi menetapkan sembilan tersangka dalam kasus pengeroyokan seorang remaja hingga tewas. Sebelumnya total ada 21 orang yang diamankan dalam kasus ini.
detikNewsMinggu, 19 Mei 2019 23:57 WIB
Polisi mengamankan 17 orang. Mereka diduga telah melakukan pengeroyokan terhadap korban Deni Kurnia Sandi (17) hingga tewas.
detikNewsJumat, 28 Des 2018 20:59 WIB
Tragisnya nasib Tukiyem, seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Trenggalek yang meninggal dunia setelah digelonggong air oleh keluarganya sendiri.
detikNewsJumat, 04 Mei 2018 22:01 WIB
Manus Bahari (27) warga Kelurahan Jepun, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung tewas setelah dikeroyok delapan pemuda. Kasus ini terjadi karena persoalan handphone.