detikFinanceJumat, 05 Jun 2026 16:55 WIB
Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp 102 T!
OJK buka-bukaan jumlah terkini penyaluran dana yang dilakukan perusahaan pinjaman daring (pindar) tembus Rp 102 triliun.
detikFinanceJumat, 05 Jun 2026 16:55 WIB
OJK buka-bukaan jumlah terkini penyaluran dana yang dilakukan perusahaan pinjaman daring (pindar) tembus Rp 102 triliun.
detikFinanceSelasa, 05 Mei 2026 16:43 WIB
"Industri pinjaman daring atau pindar outstanding pembiayaan pada Maret 2026 tumbuh 26,25% year on year dengan nominal sebesar Rp 101,03 triliun," katanya.
detikSumutSelasa, 21 Apr 2026 21:19 WIB
Mitos utang pinjaman online terhapus setelah 90 hari dibongkar. Utang tetap ada dan bisa berakibat buruk. Pahami aturan OJK untuk keputusan bijak.
detikFinanceSelasa, 07 Apr 2026 07:25 WIB
Total utang masyarakat Indonesia pada layanan Peer to Peer (P2P) Lending atau pinjaman online (pinjol) mencapai Rp 100,69 triliun per Februari 2026.
detikKalimantanSenin, 06 Apr 2026 13:01 WIB
Pinjaman online di Indonesia mencapai Rp 100,69 triliun per Februari 2026, tumbuh 25,75% YoY. Risiko kredit macet juga meningkat menjadi 4,54%.
detikFinanceSenin, 06 Apr 2026 11:54 WIB
Outstanding utang P2P Lending di Indonesia mencapai Rp 100,69 triliun per Februari 2026, tumbuh 25,75% yoy. Risiko kredit macet juga meningkat menjadi 4,54%.
detikFinanceSelasa, 03 Mar 2026 16:52 WIB
Outstanding utang P2P Lending di Indonesia mencapai Rp 98,54 triliun per Januari 2026, tumbuh 25,52% yoy. Risiko kredit macet juga meningkat menjadi 4,38%.
detikSumutSabtu, 10 Jan 2026 11:32 WIB
OJK mencatat pembiayaan fintech P2P lending mencapai Rp 94,85 triliun hingga November 2025, tumbuh 25,45% yoy, meski risiko kredit masih terkendali di 4,33%.
detikFinanceSabtu, 10 Jan 2026 06:00 WIB
OJK laporkan pembiayaan fintech P2P lending mencapai Rp 94,85 triliun per November 2025, tumbuh 25,45% yoy. Risiko kredit macet tetap terjaga di 4,33%.
detikJatengJumat, 09 Jan 2026 14:01 WIB
Pembiayaan industri pinjaman online (pinjol) tembus Rp 94,85 triliun per November 2025. Hal itu berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).