detikBali

Aturan Baru TPA Suwung Picu Aksi Sopir Truk Sampah Paksa Masuk

Terpopuler Koleksi Pilihan

Aturan Baru TPA Suwung Picu Aksi Sopir Truk Sampah Paksa Masuk


Abid Ahmad Ibrahim - detikBali

Aksi para sopir truk sampah yang menerobos masuk ke TPA Suwung, Kamis (2/4/2026). (Facebook I Gusti Putu Artha)
Foto: Aksi para sopir truk sampah yang menerobos masuk ke TPA Suwung, Kamis (2/4/2026). (Facebook I Gusti Putu Artha)
Denpasar -

Video yang memperlihatkan aksi sejumlah sopir truk sampah diduga memaksa masuk ke kawasan TPA Suwung viral di media sosial. Aksi tersebut diduga buntut diterapkannya aturan baru TPA Suwung.

Menyikapi hal tersebut, Kapolresta Denpasar Kombes Leonardo David Simatupang turun langsung meninjau kondisi di lokasi pada Kamis (2/4/2026). Pengecekan dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif pasca penerapan kebijakan baru di TPA Suwung. Sejak 1 April 2026, tempat pembuangan akhir tersebut hanya menerima sampah anorganik dan residu, sementara sampah organik tidak lagi diperbolehkan masuk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari hasil pemantauan anggota kepolisian di lapangan, kini proses penerimaan sampah terpantau berjalan lancar. Truk yang telah memenuhi ketentuan pemilahan sampah diberikan tanda berupa stiker di kaca depan kendaraan sebagai bukti telah lolos verifikasi.

Kapolresta Denpasar juga berkoordinasi langsung dengan Plt Kepala UPTD Pengelolaan Sampah TPA Suwung untuk memastikan seluruh kendaraan, baik milik dinas maupun swakelola, mematuhi aturan baru tersebut.

ADVERTISEMENT

Personel dari Polsek Denpasar Selatan turut disiagakan di sekitar area TPA guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan menyusul viralnya video di media sosial.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan situasi di TPA Suwung saat ini dalam kondisi aman dan terkendali.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi truk dan pihak terkait agar tetap mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan, sehingga pengelolaan sampah dapat berjalan tertib dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas," ujar Adi, Kamis (2/4/2026).

Ia menegaskan kehadiran aparat kepolisian di lokasi bertujuan memberikan rasa aman sekaligus memastikan kebijakan pengelolaan sampah terpilah dapat berjalan optimal.

Sebelumnya, video yang beredar di media sosial memicu perhatian publik karena memperlihatkan dugaan aksi para sopir truk yang memaksa masuk ke area TPA di tengah pemberlakuan aturan baru tersebut.




(nor/nor)










Hide Ads