detikBali
Internasional

Tiru Gaya Rambut Putri Kim Jong Un? Siap-siap Dihukum Berat

Terpopuler Koleksi Pilihan
Internasional

Tiru Gaya Rambut Putri Kim Jong Un? Siap-siap Dihukum Berat


Rahmi Anjani - detikBali

Bawa Putrinya Kunjungi Cina, Apa Maksud Kim Jong Un?
Kim Jong Un dan putrinya, Kim Ju Ae. (Foto: DW News)
Denpasar -

Gaya rambut Kim Ju Ae bukan sekadar soal penampilan-menirunya bisa berujung hukuman kerja paksa. Korea Utara melarang warganya meniru gaya khas putri Kim Jong Un tersebut, lengkap dengan sanksi tegas bagi pelanggar.

Melansir Wolipop, Senin (6/4/2026), Kim Ju Ae mendapat sorotan dunia setelah disebut-sebut dipersiapkan sang ayah sebagai penerus. Putri diktator Korea Utara itu belakangan semakin sering tampil di publik. Penampilan cantiknya pun menuai perhatian, tetapi justru dilarang untuk diikuti.

Penampilan Kim Ju Ae kerap mencuri perhatian saat mendampingi ayahnya dalam berbagai kesempatan. Ia terlihat memiliki ciri khas gaya rambut 'half do' dengan bagian atas disasak dan bagian bawah sedikit bergelombang. Gaya ini diprediksi menjadi ikonik, namun pemerintah Korea Utara telah mewanti-wanti agar tidak ditiru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan peraturan terbaru, siapa pun yang meniru gaya rambut 'ayam jantan' khas Kim Ju Ae akan menghadapi hukuman. Warga yang melanggar akan langsung dipotong rambutnya dan menjalani enam bulan kerja paksa.

ADVERTISEMENT

Sorotan terhadap gaya hidup Kim Ju Ae tak hanya datang dari luar negeri, tetapi juga dari dalam Korea Utara meski akses informasi di sana terbatas. Banyak pihak menilai penampilan remaja yang diperkirakan berusia 12-14 tahun itu terlihat sangat mewah dibandingkan kondisi masyarakat umum.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan putrinya Ju Ae.Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan putrinya Ju Ae. Foto: AFP/STR

"Aku mendengar dari seseorang di Korea Utara tentang meningkatnya kekecewaan karena mereka melihat Kim Ju Ae dengan pakaian mahalnya, tampak seperti gadis kecil di acara-acara penting, sementara warga biasa menanggung aturan yang semakin buruk dan kesulitan ekonomi," kata sumber dilansir Mirror.

Popularitas Kim Ju Ae terus meningkat seiring intensitas kemunculannya yang didorong oleh Kim Jong Un. Baru-baru ini, potret dirinya bersama sang ayah bahkan dipajang di Kedutaan Besar Korea Utara di Beijing. Pada akhir tahun lalu, ia juga menerima penghormatan dari para perwira tanpa kehadiran ayahnya.

Sejumlah foto lain memperlihatkan Kim Ju Ae menembak senapan sniper, menyaksikan uji peluncuran rudal nuklir, melakukan kunjungan kenegaraan, hingga menjadi pusat perhatian dalam parade militer besar.

Sementara itu, S Paul Choi, ahli militer dan keamanan di Seoul, menilai bahwa meski Kim Ju Ae merupakan anak kesayangan Kim Jong Un, bukan berarti ia tidak akan menghadapi tantangan, terutama terkait faktor gender dalam masyarakat Korea Utara yang patriarkis.

"Semua perhatian dan sinyal publik yang disengaja ini sangat menarik. Di Korea Utara, dukungan militer sangat penting, jadi apakah mereka mencoba membangun kredibilitas Kim Ju Ae di mata kelompok garis keras?," ujarnya.

"Bagaimana Kim Jong-Un tahu siapa yang benar-benar setia kepadanya, apalagi kepada putrinya? Jadi, saya bertanya-tanya apakah dia mencoba memberikan jaminan kepada Kim Ju Ae ketika dia tidak ada. Ini memungkinkan Kim Ju Ae untuk membangun kredibilitas sekaligus membangun dukungan populer di kalangan publik," tandasnya.




(dpw/dpw)










Hide Ads