detikBali

Perahu Terbalik Dihantam Gelombang di Nusa Lembongan, 8 Nelayan Selamat

Terpopuler Koleksi Pilihan

Perahu Terbalik Dihantam Gelombang di Nusa Lembongan, 8 Nelayan Selamat


Fatih Kudus Jaelani - detikBali

Tim SAR gabungan mengevakuasi 8 nelayan yang perahunya terbalik di Nusa Lembongan. dok.SAR Unit Siaga Nusa Penida, Selasa (14/4/2026). Video: Detik-detik evakuasi nelayan di perairan Nusa Lembongan.
Foto: Tim SAR gabungan mengevakuasi 8 nelayan yang perahunya terbalik di Nusa Lembongan. dok.SAR Unit Siaga Nusa Penida, Selasa (14/4/2026). Video: Detik-detik evakuasi nelayan di perairan Nusa Lembongan.
Klungkung -

Kejadian nahas menimpa 8 orang nelayan asal Serangan, Denpasar, Bali. Perahu yang mereka tumpangi terbalik setelah dihempas gelombang tinggi di perairan Nusa Lembongan, Klungkung, Selasa (14/4/2026) malam.

Tim SAR gabungan bergerak melakukan pencarian setelah menerima laporan kejadian. Sekitar satu setengah jam pencarian, seluruh korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadiannya sekitar pukul 19.00 Wita. Kapal nelayan dari Pulau Serangan terhempas sekitar satu jam setelah berlayar," terang Kepala Unit Siaga SAR Nusa Penida Cakra Negara dihubungi detikBali, Rabu (15/4/2026).

Informasi awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 19.30 Wita dari seorang pelapor bernama Eka. Saat kejadian, perahu dengan delapan anak buah kapal (ABK) itu tengah berlayar menuju perairan Nusa Penida untuk mencari ikan.

ADVERTISEMENT

"Insiden terjadi sekitar pukul 19.00 Wita saat perahu nelayan dengan delapan anak buah kapal berlayar dari Pulau Serangan menuju perairan Nusa Penida untuk mencari ikan," jelas Cakra.

Selanjutnya, dalam posisi perahu sudah terbalik dan terapung-apung, para korban berupaya bertahan di atasnya dan meminta bantuan evakuasi menggunakan alat komunikasi yang dimiliki.

Pada pukul 19.50 Wita, Tim SAR gabungan dari Unit Siaga SAR Nusa Penida, Pos TNI AL Nusa Penida, dan VTS Benoa langsung menuju lokasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). Pencarian dilakukan di sekitar titik perkiraan kejadian.

Sekitar pukul 21.00 Wita, seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat. Mereka kemudian dievakuasi ke Pelabuhan Benoa dan tiba sekitar pukul 21.50 Wita.

"Kedelapan orang itu kemudian dibawa untuk beristirahat di KN SAR Arjuna 229 sambil menunggu penjemputan oleh keluarga masing-masing," papar Cakra.

Cakra menuturkan, evakuasi berhasil dilakukan oleh bantuan dari masih adanya alat komunikasi yang dimiliki nelayan. Menurutnya hal tersebut sangat penting mengingat tidak mudahnya melakukan pencarian tanpa alat komunikasi.

"Jadi kami mengimbau kepada nelayan untuk memastikan membawa alat komunikasi. Sehingga ketika terjadi kecelakaan, ada alat yang digunakan untuk meminta bantuan pertolongan," tambahnya.

Selain itu, nelayan juga diingatkan untuk memastikan ketersediaan pelampung demi keselamatan saat terjadi kecelakaan di laut.

Berikut delapan nelayan yang berhasil diselamatkan:

1. Wak Adin (Laki-laki) - Serangan, Bali
2. Fahmi (Laki-laki) - Serangan, Bali
3. Alpin (Laki-laki) - Serangan, Bali
4. Ancung (Laki-laki) - Serangan, Bali
5. Wak Pii (Laki-laki) - Serangan, Bali
6. Boy (Laki-laki) - Serangan, Bali
7. Aswin (Laki-laki) - Serangan, Bali
8. Yondi (Laki-laki) - Serangan, Bali




(nor/nor)










Hide Ads