Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48. Festival seni tahunan terbesar di Bali itu akan berlangsung selama sebulan mulai 13 Juni 2026
Kepala Dinas Kebudayaan Bali Ida Bagus Alit Suryana berharap Presiden Prabowo bisa hadir dan membuka secara resmi PKB 2026. Selain presiden, panitia juga turut mengundang sejumlah menteri untuk menghadiri agenda tahunan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau bisa hadir ya syukur. Kami sangat mengharapkan kehadiran beliau (Prabowo)," kata Suryana kepada detikBali, Jumat (1/5/2026).
Suryana mengungkapkan berbagai persiapan PKB 2026 sudah hampir rampung. Beberapa rapat koordinasi juga telah dilaksanakan dengan kabupaten/kota untuk memastikan pembinaan terhadap seniman-seniman yang akan pentas di ajang tersebut dapat terakomodir dengan baik.
Disinggung mengenai anggaran PKB 2026, Suryana menyebut ada peningkatan dari tahun lalu. Namun, dia tidak menjelaskan secara rinci nominal penyelenggaraan festival tahunan itu.
"Yang jelas ada penambahan," imbuh Suryana.
Diketahui, Pesta Kesenian Bali ke-48 akan digelar pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026. PKB 2026 mengusung tema 'Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha' yang dimaknai sebagai pemuliaan jiwa dan hakikat hidup manusia.
Ribuan seniman asal Bali maupun luar daerah akan terlibat dalam festival seni tahunan itu. Seperti tahun-tahun sebelumnya, PKB 2026 dirangkai dengan sejumlah agenda utama yang meliputi peed aya (pawai), rekasadana (pagelaran seni), utsawa (parade), wimbakara (lomba), dan sarasehan.
(iws/iws)










































