Halaman Masjid Al-Aqsa di Yerusalem yang diduduki Israel dipenuhi jemaah pada hari pertama libur Idul Adha. Ribuan umat Muslim melaksanakan salat Id di kompleks masjid tersebut di tengah konflik yang masih berkecamuk di Jalur Gaza.
Dilansir detikNews, Rabu (27/5/2026), perayaan Idul Adha tahun ini berlangsung di tengah pelanggaran berkelanjutan Israel terhadap perjanjian gencatan senjata yang berlaku sejak Oktober 2025.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, lebih dari 880 orang tewas dan lebih dari 2.645 orang terluka dalam serangan Israel sejak gencatan senjata antara Israel dan Hamas diumumkan pada 10 Oktober.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjanjian itu dimaksudkan untuk menghentikan perang Israel yang telah menewaskan lebih dari 72.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Selain itu, lebih dari 172.000 orang terluka dan sekitar 90% infrastruktur sipil mengalami kerusakan sejak Oktober 2023.
Sementara itu, tentara Israel baru-baru ini mengklaim telah membunuh Mohammed Awda dalam serangan di Jalur Gaza. Israel menuduh Awda dipilih sebagai komandan baru sayap bersenjata kelompok Palestina Hamas.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz juga mengklaim tentara Israel menargetkan Awda dalam serangan udara di Kota Gaza.
Klaim itu muncul setelah pemboman besar-besaran Israel menghantam kawasan padat penduduk di pusat Kota Gaza pada malam Idul Adha. Menurut sumber medis, serangan tersebut menewaskan seorang perempuan Palestina dan melukai beberapa orang lainnya.
(dpw/dpw)










































