Menteri ESDM Bahlil Lahadalia gerah program makan bergizi gratis (MBG) dipelesetkan menjadi 'Mas Bahlil Ganteng' di media sosial. Di depan kader HIPMI, Bahlil menegaskan MBG merupakan program mulia, bukan bahan candaan.
Hal itu disampaikan Bahlil saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) ke-XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Lampung, Rabu (10/6/2026). Dalam sambutannya, Bahlil secara khusus menyinggung pelintiran istilah MBG yang ramai di medsos.
"Terakhir MBG (makan bergizi gratis) itu adalah bagus, tapi saya mau sampaikan bahwa jangan dipelintir," kata Bahlil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"MBG itulah makanan bergizi, apa? Kamu jangan bilang Bahlil ganteng lagi, aduh kacau sekali," lanjutnya.
Bahlil mengatakan program makan bergizi gratis harus didukung bersama karena menyangkut masa depan anak-anak Indonesia. Ia mengaku memahami pentingnya program tersebut lantaran pernah hidup susah hingga mengalami busung lapar.
"Program ini adalah kita program yang harus kita wujudkan sebagai mantan anak orang susah yang pernah busung lapar, saya katakan bahwa program makanan bergizi gratis inilah program mulia," ujarnya.
Ketua Umum Partai Golkar itu juga meminta seluruh kader HIPMI ikut menyempurnakan program MBG jika masih ditemukan kekurangan dalam pelaksanaannya.
"Kalau ada kekurangan ya sama-sama kita sempurnakan. Tidak usah kita saling menyalahkan. Tugas kita kader HIPMI adalah melakukan hal itu," lanjut Bahlil.
(dpw/dpw)










































