Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae-myung terkejut dan kesal dengan kegagalan Timnas Korsel di Piala Dunia 2026. Lee Jae-myung pun meminta jajarannya untuk melakukan investigasi atas hasil mengecewakan tersebut.
"Saya bukan cuma terkejut dengan hasil yang tak terduga ini, saya benar-benar bingung," ungkap Lee Jae-myung di media sosial, dikutip dari detikSport, Senin (29/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, Korsel yang tergabung di Grup A Piala Dunia 2026 hanya mampu finis ketiga setelah satu kemenangan dan dua kali kalah. Mereka menang tipis 2-1 atas Republik Ceko, lalu kalah beruntun dari Meksiko dan Afrika Selatan.
Koleksi tiga poin itu tak cukup bagi Taegeuk Warriors lolos dari jalur peringkat tiga terbaik. Musababnya, mereka hanya berada di posisi ke-10 dari 12 tim. Sementara, hanya delapan tim dari mini klasemen yang diambil untuk melaju ke babak 32 besar.
Hasil mengecewakan itu juga membuat Pelatih Timnas Korea Selatan Hong Myung-bo mengundurkan diri. Meski begitu, Presiden Lee Jae-myung merasa hal itu belum cukup. Ia pun meminta Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata melakukan investigasi.
Tak hanya itu, Lee Jae-myung juga menuding Asosiasi Sepakbola Korea (KFA) kurang memperhatikan aspek kompetensi saat menunjuk Hong. Padahal, dia berujar, anggaran yang disisihkan untuk menghadapi Piala Dunia cukup besar.
Baca juga: Timnas Korsel di Ujung Tanduk! |
"Mengingat bahwa uang pajak nasional dan sumber daya dukungan dari negara yang signifikan diinvestasikan bahkan untuk partisipasi Piala Dunia, saya meminta agar Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata menyelidiki secara menyeluruh keadaan pasti dari insiden ini, menganalisis penyebabnya, dan mengembangkan langkah-langkah menyeluruh untuk mencegah terulangnya kejadian serupa dan untuk perbaikan," kata Lee Jae-myung.
"Kami akan mendorong reformasi administrasi olahraga untuk memastikan hal begini tak akan pernah terulang lagi," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini!
(iws/iws)

