detikBali

Pebisnis Muda Dominasi Kandidat Dirut-Dewas Perumda Sanjayaning Singasana

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pebisnis Muda Dominasi Kandidat Dirut-Dewas Perumda Sanjayaning Singasana


I Dewa Made Krisna Pradipta - detikBali

Proses seleksi administrasi kandidat seleksi Dirut dan Dewas Perumda Sanjayaning Singasana. (Istimewa)
Foto: Proses seleksi administrasi kandidat seleksi Dirut dan Dewas Perumda Sanjayaning Singasana. (Istimewa)
Tabanan -

Seleksi calon Direktur Utama (Dirut) dan Dewan Pengawas (Dewas) Independen Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana Tabanan memasuki tahap berikutnya. Menariknya, mayoritas kandidat yang lolos seleksi administrasi berasal dari kalangan pebisnis muda.

Panitia Seleksi (Pansel) menetapkan tiga kandidat untuk posisi Dirut dan tiga kandidat untuk posisi Dewas dari total 11 pelamar yang mendaftar. Mereka akan bersaing memperebutkan masing-masing satu posisi yang tersedia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari enam nama tersebut didominasi oleh calon dengan latar belakang pebisnis dengan usia relatif muda. Adapun nama-nama yang lolos seleksi tahap awal yakni di posisi Dirut ada nama I Gusti Made Arya Gunanta, I Gusti Ngurah Agung Krishna Darmada Artawan, dan I Gusti Made Maha Putra.

Sementara di posisi Dewas ada nama Kadek Surya Prasetya Wiguna, I Kadek Yudhu Radityatama, dan I Putu Bagus Rizaldi Pramana.

ADVERTISEMENT

"Di posisi Dirut ada enam pelamar, dan posisi Dewas ada lima orang. Setelah diverifikasi kemudian didapatkan enam nama tersebut. Latar belakang mereka dari kalangan pebisnis dengan usia muda," ujar Sekretaris Pansel, I Nyoman Hari Sujana, Senin.

Nantinya, keenam calon saling beradu visi dan misi yang mana pansel akan menetapkan satu nama di masing-masing posisi.

Selanjutnya, para kandidat akan mengikuti tes tertulis pada Selasa (9/6/2026) dan tes wawancara pada Kamis (11/6/2026). Hasil akhir seleksi dijadwalkan diumumkan pada Sabtu (13/6/2026).

Menurut Hari Sujana, materi ujian tidak hanya menguji kemampuan manajerial dan kepemimpinan, tetapi lebih menitikberatkan pada pemahaman mereka tentang konsep bisnis dan pengelolaan perusahaan daerah.

Hal tersebut tentunya sejalan dengan arah pengembangan Perumda Sanjayaning Singasana yang diproyeksikan menjadi holding company berbagai unit usaha daerah.

"Yang paling utama kami gali pemahaman mereka tentang konsep bisnis sehingga calon pimpinan harus memiliki dasar dan visi bisnis yang kuat," tegasnya.

Selain aspek bisnis, para peserta juga akan diuji pemahamannya mengenai pengelolaan keuangan, laporan keuangan, mekanisme audit, hingga tata kelola perusahaan yang berkaitan dengan penggunaan anggaran pemerintah.

"Karena Perumda ini meski BUMD tetapi tetap berbau plat merah tentu pemahaman mereka tentang birokrasi, pemahaman tentang audit, pemeriksaan dan APBD mereka harus punya," tegasnya.

Untuk tim penguji terdiri atas Ketua Pansel yang juga Asisten II Setda Tabanan, unsur akademisi independen, serta Kepala Bagian Ekonomi Setda Tabanan. Khusus calon Dewan Pengawas, penilaian akan difokuskan pada pemahaman terkait fungsi pengawasan, audit, dan pembinaan perusahaan.




(nor/nor)










Hide Ads