detikBali

Kain Tenun hingga Pembuatan Topeng, Ini 5 Seni Kerajinan Tangan Masyarakat NTT

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kain Tenun hingga Pembuatan Topeng, Ini 5 Seni Kerajinan Tangan Masyarakat NTT


Devie Vyatri Permata Cahyadi - detikBali

Kain Tenun Ikat Khas Sumba (Dok. Indonesia.go.id)
Kain Tenun Ikat Khas Sumba (Dok. Indonesia.go.id)
Daftar Isi
Kupang -

Tidak hanya kekayaan alam yang indah dan kebudayaan yang beragam, beberapa daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) juga dikenal sebagai penghasil kerajinan tangan tradisionalnya yang unik. Kegiatan membuat kerajinan tangan ini dilakukan oleh masyarakat NTT sebagai bentuk tradisi adat yang dipenuhi oleh nilai-nilai kreativitas dan keterampilan.

Perlu diingat bahwa seni kerajinan tangan ini sudah menjadi warisan turun temurun yang masih terus dilakukan oleh berbagai kalangan yaitu remaja hingga orang dewasa. Dengan memanfaatkan bahan-bahan seadanya, seni kerajinan tangan ini mencerminkan kesederhanaan dalam kebudayaan masyarakat NTT.

Namun tahukah kalian bahwa kerajinan tangan yang dibuat oleh masyarakat NTT itu bukan hanya sekedar barang yang diperjualbelikan saja, lho. Namun, di setiap hasil kerajinannya memiliki makna tersendiri dan nilai seni yang sangat dihargai di masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut daftar seni kerajinan tangan masyarakat NTT yang perlu kamu tahu. Yuk, simak informasinya sampai selesai ya, detikers!

Anyaman

Seni menganyam merupakan kegiatan yang sudah biasa dilakukan oleh masyarakat adat NTT dalam kehidupan sehari-hari. Kerajinan tangan ini memerlukan bahan-bahan alami yang cukup sederhana diantaranya seperti lontar, rotan, daun pandan, dan bambu. Walaupun teknik pengerjaannya masih dilakukan secara tradisional, tapi pola yang dibutuhkan juga cukup rumit dan membutuhkan keterampilan yang luar biasa lho, detikers.

ADVERTISEMENT

Dalam hal ini, Sumba menjadi daerah yang memiliki pengrajin anyaman terbanyak di NTT.

Biasanya masyarakat Sumba menggunakan daun pandan untuk menghasilkan kerajinan tangan yaitu tikar yang nantinya akan digunakan untuk kebutuhan upacara adat. Selain itu, anyaman dari bambu juga digunakan untuk membuat rumah adat dan keperluan rumah tangga lainnya seperti tas, dompet, dan lain-lain.

Pembuatan Topeng

Di daerah Flores, pembuatan topeng menjadi salah satu seni kerajinan tangan yang memiliki nilai budaya yang sangat kuat. Biasanya topeng Flores ini digunakan dalam upacara adat atau tarian tradisional seperti tari perang Caci. Setiap motif dan warna yang ada di topeng Flores memiliki makna simbolis yang mendalam sebagai perwujudan makhluk mitologi, dewa, dan juga roh leluhur. Bentuk topeng Flores sendiri juga cukup unik karena memiliki karakteristik yang berbeda-beda dan juga sangat ekspresif tergantung dari masing-masing kesenian.

Kain Tenun

Tenun Ikat menjadi salah satu seni kerajinan tangan yang sangat populer di beberapa daerah NTT seperti Sumba, Timur, dan Flores. Tentunya pembuatan kain tenun ini melewati proses pengerjaan yang kompleks dan memerlukan ketelitian yang luar biasa. Maka tidak heran seni kerajinan tangan ini menghasilkan kain tenun yang berkualitas dan juga memiliki nilai jual tinggi. Biasanya, seni kerajinan tangan menenun dilakukan masyarakat NTT untuk membuat pakaian sehari-hari seperti selendang dan sarung yang nantinya digunakan dalam berbagai upacara adat, acara pernikahan hingga perayaan besar lainnya.

Motif yang ada pada jenis-jenis kain tenun juga memiliki makna yang berbeda. Kombinasi warna dan bentuk motif menggambarkan setiap nilai-nilai kebudayaan, kepercayaan terhadap alam dan leluhur, dan juga simbol kehidupan yang ada pada masyarakat.

Kerajinan Kulit Hewan

Menggunakan kulit hewan sebagai bahan utama dalam pembuatan barang-barang seperti dompet, tas, hingga sepatu menjadi salah satu jenis kerajinan tangan yang cukup populer. Khususnya di daerah Sumba dan Timor, kerajinan kulit ini menggunakan kulit sapi dan kerbau yang diproses secara tradisional untuk membuat ikat pinggang, sandal, tas ataupun sepatu. Selain memiliki motif ukirannya yang unik, nyatanya kerajinan kulit ini juga memiliki nilai seni yang tinggi.

Ukiran Patung dan Kayu

Di daerah Sumba dan Flores, seni kerajinan tangan ukiran patung dewa dan kayu memiliki perkembangan yang baik di kalangan masyarakat. Pasalnya, banyak situs-situs keagamaan dan dinding rumah adat yang dihiasi oleh banyak relief yang memiliki makna simbolis dalam kehidupan masyarakat.

Biasanya ukiran-ukiran ini tergambar dalam bentuk manusia, hewan, maupun tumbuhan. Tidak hanya itu, ukiran-ukiran ini juga memiliki makna yang mendalam bagi kebudayaan dan tradisi yang menjadi kepercayaan masyarakat setempat.

Nah, itu dia beberapa kerajinan tangan dari beberapa daerah di NTT. Semoga informasinya bermanfaat ya, detikers!




(nor/nor)










Hide Ads