detikBali

Ki Balian Batur, Dukun Sakti Bali yang Hanya Bisa Dikalahkan Senjata Narantaka

Terpopuler Koleksi Pilihan

Ki Balian Batur, Dukun Sakti Bali yang Hanya Bisa Dikalahkan Senjata Narantaka


Arga Fahreza - detikBali

Ilustrasi Ki Balian Batur. (Chat GPT)
Foto: Ilustrasi Ki Balian Batur. (Chat GPT)
Denpasar -

Cerita tentang kesaktian orang-orang pada masa lalu bisa ditemukan di berbagai daerah, termasuk di Bali. Pulau Dewata memiliki kisah kesaktian seorang balian atau dukun bernama Ki Balian Batur. Saking kuatnya Ki Balian Batur, butuh senjata pusaka untuk mengalahkannya.

Simak kisah kesaktian Ki Balian Batur selengkapnya yang dirangkum dari berbagai sumber.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagaimana Kisah Ki Balian Batur?

Dahulu kala pada abad ke-17 hiduplah seorang yang disebut Ki Balian Batur. Ia diberikan kekuatan oleh Dewa Danu hingga menjadi sosok yang dihormati dan dimintai tolong oleh warga. Ki Balian Batur memiliki seorang istri dan enam orang anak yang rupawan. Salah satu anaknya, Made Wali berjualan nasi lawar di tempat sabung ayam di Desa Cau.

ADVERTISEMENT

Suatu ketika, datanglah seorang pemuda dengan berjalan sempoyongan dan mata merah, jelas bahwa orang tersebut dalam keadaan mabuk berat. Ia datang ke tempat jualan Made Wali dan menuduh bahwa dagangan tersebut dibuat dari daging manusia. Sontak saja tuduhan tersebut dinafikan oleh Made Wali.

Namun, para pembeli yang sudah kadung percaya lantas membuang dan memuntahkan makanan yang dijual oleh Made Wali. Kejadian ini jelas membuat sedih Made Wali dan mengadukan kepada ayahnya, Ki Balian Batur. Mendengar hal tersebut, Ki Balian Batur menjadi begitu murka terhadap warga Desa Cau. Berbekal kesaktiannya, Ki Balian Batur menyebarkan wabah penyakit ke seluruh penduduk.

Warga Desa Cau menjadi bertumbangan dengan penyakit kirim Ki Balian Batur. Kabar tentang wabah di Desa Cau sampai juga ke telinga penguasa Mengwi, Cokorda Sakti Blambangan. Sang Raja mengutus Bendesa Sukra untuk menyelidiki dan menangani kejadian tersebut. Bendesa Sukra berhadapan dengan Ki Balian Batur dan akhirnya kalah.

Cokorda Sakti Blambangan merasa kecewa dan kembali mengirim prajurit hingga berjumlah sekitar 200 orang. Perang besar pun tak terhindarkan antara keduanya. Tetapi, Ki Balian Batur masih amat tangguh. Muncul sebuah suara dari langit yang mengatakan bahwa hanya senjata Narantaka milik Kerajaan Semarapura yang dapat menumbangkan Ki Balian Batur.

Upaya Mengalahkan Ki Balian Batur

Awalnya Cokorda Sakti Blambangan enggan untuk melakukan hal tersebut, disebabkan oleh perselisihan antara kedua kerajaan yang telah terjalin sejak leluhur mereka berkuasa. Akhirnya dengan pertimbangan yang matang, Kerajaan Mengwi datang ke Semarapura. Dewa Agung Jambe yang saat itu berkuasa menerima permohonan tersebut dan menunjuk anaknya, Dewa Agung Anom sebagai orang yang akan menghancurkan Ki Balian Batur dengan senjata tersebut.

Dengan pasukan baru, pertempuran antara Ki Balian Batur dan pasukan kerajaan pun kembali terjadi dengan dahsyat. Pada suatu titik, Ki Balian Batur terkena senjata Narantaka yang menembus kepalanya. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Sang Balian menyampaikan bahwa Dewa Danu murka atas perselisihan kedua kerajaan dan sebagian wilayah Mengwi sebaiknya diserahkan kepada Semarapura.

Dengan meninggalnya Ki Balian Batur, wilayah Desa Cau menjadi kondusif kembali. Sebagai balas jasa, Cokorda Sakti Blambangan menunaikan janji kepada Semarapura. Dewa Agung Anom pun menjadi penguasa di daerah yang sekarang dikenal sebagai Sukawati.

Demikian kisah kesaktian Ki Balian Batur, semoga bermanfaat!




(nor/nor)










Hide Ads