detikBali

Paket Narkoba Dikirim ke Kodim Manggarai Barat, 5 Prajurit TNI Terlibat

Terpopuler Koleksi Pilihan

Paket Narkoba Dikirim ke Kodim Manggarai Barat, 5 Prajurit TNI Terlibat


Ambrosius Ardin - detikBali

Dandim 1630/Manggarai Barat Letkol Inf Budiman Manurung. (Dok. Ambrosius Ardin)
Foto: Dandim 1630/Manggarai Barat Letkol Inf Budiman Manurung. (Dok. Ambrosius Ardin)
Manggarai Barat -

Lima anggota TNI Angkatan Darat (AD) Komando Distrik Militer (Kodim) 1630/Manggarai Barat di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga terlibat kasus narkoba. Mereka berinisial A, R, S, I, dan W. Terungkapnya kasus narkoba yang menjerat mereka berawal dari paket misterius diduga narkoba yang dikirim ke Kodim 1630/Manggarai Barat.

Tiga orang positif pakai narkoba berdasarkan hasil tes urine dan darah. Yakni A, R, dan S. Sementara I dan W tak pakai barang haram tersebut. Namun, keduanya diduga berperan sebagai perantara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lima orang itu yang terindikasi, yang dilakukan tes urine tiga orang positif, yang dua orang tidak. Yang positif A R dan S. I dan W tidak," ungkap Komandan Kodim (Dandim) 1630/Manggarai Barat Letkol Inf Budiman Manurung di Labuan Bajo, Senin (11/5/2026) sore.

Budiman mengatakan lima anggota TNI itu telah dilimpahkan ke ke Sub Denpom IX/1-1 Ende untuk penyelidikan lebih lanjut. "Dilimpahkan ke Denpom baik yang positif maupun yang negatif. Karena indikasinya yang negatif ini sebagai penerima barang," jelas Budiman.

ADVERTISEMENT

Dugaan penyalahgunaan narkoba ini berawal ketika pada 19 April 2026, petugas piket Kodim 1630/Manggarai Barat menerima sebuah paket misterius. Paket tersebut tanpa nama pengirim dan penerima. Karena curiga dengan isinya, paket tersebut dibuka. Ditemukanlah barang yang diduga narkoba.

Budiman mengatakan pihaknya belum mengetahui jenis narkoba tersebut. Harus melalui uji laboratorium, dan itu menjadi kewenangan Denpom. Namun narkoba itu, ungkap dia, berbentuk kristal. Beratnya juga diperkirakan tak mencapai satu gram.

"Jenisnya tidak tahu karena isinya harus lab dulu ya. Kalau bentuknya kristal. Langsung Denpom yang tangani," ujar Budiman.

Kodim 1630/Manggarai Barat kemudian menelusuri asal-usul narkoba yang dikirim melalui paket misterius tersebut. Penyelidikan berlangsung selama tiga hari. Diketahui barang haram itu dikirim melalui travel ke Kodim 1630/Manggarai Barat.

Terungkap pengirimnya adalah A. Dia mengirim narkoba itu dari Lembor, Manggarai Barat. Nama empat orang lainnya kemudian terungkap.




(hsa/nor)










Hide Ads