detikBali

Diduga Aniaya Warga Saat Beli Kambing, Kades di Manggarai Timur Dipolisikan

Terpopuler Koleksi Pilihan

Diduga Aniaya Warga Saat Beli Kambing, Kades di Manggarai Timur Dipolisikan


Ambrosius Ardin - detikBali

Poster
Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Edi Wahyono)
Manggarai Timur -

Warkah Jalu dilaporkan ke polisi terkait dugaan penganiayaan terhadap warga bernama Sugaianto alias Ogi di Kecamatan Sambi Rampas, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Warkah diketahui merupakan Kepala Desa (Kades) Nanga Mbaur di Sambi Rampas, Manggarai Timur.

Korban diduga dianiaya saat sedang membeli kambing di pinggir jalan raya Kampung Mberu, Kelurahan Pota, Sambi Rampas, pada 10 April lalu. Laporan dugaan penganiayaan ini masih ditangani Polres Manggarai Timur.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, Iptu Ahmad Zacky Shodri, mengungkapkan hasil Visum et Repertum (VeR) menunjukkan tak terdapat tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski begitu, polisi menjadwalkan gelar perkara sebagai kelanjutan proses hukum dugaan penganiayaan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hasil VeR tidak terdapat tanda kekerasan. Kami masih harus gelar perkara untuk menentukan kelanjutan proses pidana setelah panggil para pihak," kata Zacky, Sabtu (23/5/2026).

ADVERTISEMENT

Zacky menjelaskan dugaan penganiayaan itu berawal ketika Ogi dan dua orang lainnya, NP dan ZO, datang ke tempat kejadian perkara (TKP) mengendarai pikap. ZO adalah adik kandung Ogi. Mereka datang ke sana untuk membeli kambing.

Pelapor dan terlapor sudah mintai keterangan oleh penyidik. Kepada polisi, Ogi mengaku awalnya duduk menghadap ke jalan raya sambil main ponsel saat tiba di TKP. NP dan ZO kala itu duduk di belakangnya dan sedang tawar menawar harga kambing dengan pemiliknya.

Saat itulah Warkah tiba-tiba muncul lalu menganiaya Ogi. Warkah datang mengendarai mobil. Pengakuan Ogi, jelas Zacky, Warkah melakukan pemukulan dengan kedua tanganya secara berulang-ulang ke bagian kepalanya. Saat pemukulan itu, Warkah juga disebutkan Ogi melontar makian.

"Pelapor menjelaskan bahwa terlapor yang masuk dan langsung mendekati pelapor dan langsung memukuli pelapor dengan kedua tangannya secara berulang-ulang kali," ungkap Zacky.

Di sini lain, Warkah membantah menganiaya Ogi. Adapun kehadiran Warkah di TKP awalnya hendak menemui seseorang berinisial M. Dia hendak membeli sapi milik M. Warkah mengeklaim tak mengetahui keberadaan korban Ogi, NP, dan ZO.

"Terlapor menjelaskan bahwa pada saat bersamaan pula saat itu melihat adiknya Sugianto tersebut dan Sugianto langsung mengambil sikap dan ancang - ancang mau melawan dan sikap mau berkelahi dengan terlapor," terang Zacky.

Warkah yang terkejut mengeklaim secara spontan langsung mengambil sebatang kayu kedondong di kandang kambing untuk menjaga diri dari kemungkinan serangan Ogi. Situasi tegang tersebut dilerai M dengan meminta pelapor untuk berlari.




(iws/iws)











Hide Ads