Airtag Apple yang terpasang di sebuah helm mengantarkan polisi menemukan kos yang menjadi 'gudang' hasil pencurian helm. Puluhan helm hasil curian ditemukan tertumpuk rapi di kamar kos itu.
Kamar kos 'gudang' helm hasil curian itu berada di bilangan Munang-maning, Kecamatan Denpasar Barat. Temuan ini sontak menjadi viral di media sosial (medsos) setelah video diunggah di media sosial (medsos).
Kronologi
Temuan ini berawal ketika perempuan inisial MJN (25) kehilangan helm saat menonton konser musik di Pantai Mertasari, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan, Sabtu (6/6/2026) malam. Perempuan asal Sumatera Utara (Sumut) ini mengetahui helmnya hilang ketika hendak pulang.
MJN kala itu kehilangan helm seharga Rp 300 ribu dan satu airtag merek Apple senilai Rp 450 ribu. Korban kemudian melacak keberadan helmnya yang sudah dipasangi airtag.
Perempuan itu sempat mengira alat pelacak di helmnya yang hilang mengalami gangguan karena posisinya terus bergerak. Namun, setelah diperiksa kembali, sinyal airtag mengarah ke sebuah lokasi di Denpasar Barat.
MJN lalu melaporkan kejadian itu ke polisi. Korban lantas melacak posisi helm menggunakan aplikasi airtag bersama sejumlah anggota Polsek Denpasar Selatan. Sinyal airtag lantas mengantarkan mereka menuju ke titik koordinat yang ternyata merupakan kos-kosan. Saat tiba di lokasi, petugas tidak hanya menemukan helm milik korban, tetapi juga puluhan helm lain di dalam kamar kos tersebut.
Berdasarkan informasi polisi, kos yang menjadi 'gudang' helm curian itu ditempati pria inisial PJ (43), asal Madura, Jawa Timur. Namun, penghuni kamar kos tersebut belum diketahui keberadaannya. Polisi kini melakukan penyelidikan terkait kasus ini.
Polisi Dalami Kasus
Polisi masih menyelidiki kasus pencurian helm ini. Asal-usul puluhan helm yang ditemukan tertumpuk di kos yang ditempati pria Madura itu juga masih diselidiki.
"Masih diselidiki lebih lanjut kasusnya, setelah Polsek Denpasar Selatan menerima laporan kehilangan dan korban memasang airtag di helmnya," ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Rabu (10/6/2026).
Meski demikian, polisi belum menyita seluruh helm yang ditemukan di kamar kos karena belum berkaitan langsung dengan laporan pencurian yang diterima. "Sementara yang diamankan helm korban sesuai laporan, sisanya masih proses penyidikan," imbuh Gede Adi Saputra.
(hsa/hsa)










































