Empat anggota Brimob di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga menjadi korban penikaman oleh tiga prajurit TNI Angkatan Darat (AD). Insiden berdarah itu terjadi di lokasi pesta di Labuan Bajo, Kamis (11/6/2026) dini hari.
Informasi dari internal Polres Manggarai Barat menyebutkan empat korban penikaman itu hingga saat ini masih dirawat di IGD Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo. Para korban disebut mengalami luka tusuk di dada, punggung dan tulang rusuk.
"Masih di IGD Siloam," ungkap sumber di internal Polres Manggarai Barat, Kamis pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komandan Kodim (Dandim) 1630/Manggarai Barat Letkol Inf Budiman Manurung belum bisa menanggapi permintaan konfirmasi. Melalui pesan WhatsApp (WA), Budiman berjanji akan menelepon balik.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, juga belum menanggapi permintaan konfirmasi. Lufthi tak merespon panggilan telepon dan pesan WhatsApp.
Polda NTT tengah mengecek informasi mengenai kasus tersebut. "Coba saya cek dulu. Itu teknisnya harus konferensi pers, nanti saya koordinasikan dulu. Mohon waktu ya," ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra, dihubungi detikBali, Kamis.
Sementara itu, Komdan Korem 161/Wira Sakti Kupang, Brigjen Hendro Chayono belum merespons permintaan konfirmasi detikBali melalui pesan maupun panggilan WhatsApp.
(hsa/hsa)










































