detikBali

Geger Ayah di Manggarai Timur Bunuh Anak lalu Gantung Diri

Terpopuler Koleksi Pilihan

Geger Ayah di Manggarai Timur Bunuh Anak lalu Gantung Diri


Ambrosius Ardin - detikBali

Ilustrasi jenazah
Ilustrasi. (Foto: Thinkstock Ilustrasi)
Manggarai Timur -

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Pria berinisial YD (34) dan anak laki-lakinya inisial AD ditemukan tewas di rumah mereka di Desa Golo Lero, Kecamatan Lamba Leda Timur, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hasil penyelidikan awal polisi, YD diduga membunuh anaknya itu sebelum mengakhiri hidup dengan gantung diri.

"Ditemukan dua orang mayat di dalam rumah dengan salah satu mayat dalam kondisi gantung diri menggunakan tali dan satunya lagi terbaring di atas tempat tidur," ungkap Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, Iptu Ahmad Zacky Shodri, Jumat (12/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Diduga korban 1 (YD) sebelum gantung diri terlebih dahulu membunuh korban 2 (AD) dengan cara membekap mulut dan hidung korban hingga korban meninggal kemudian korban 1 gantung diri," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

YD ditemukan tergantung di balok yang membentang di plafon rumah tersebut pada Kamis (11/6). Sementara itu, jasad AD ditemukan dalam kondisi kaku di tempat tidur. Kondisi jasad AD mengeluarkan cairan pada hidung serta mulut berbusa dengan ditutupi menggunakan selimut.

"Di tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan satu kotak berisi obat-obatan medis dan sebuah kayu dekat jendela dengan panjang 37 sentimeter (cm). Kondisi TKP telah berubah," lanjut dia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis terhadap jenazah YD, ditemukan luka lebam pada leher di bawah bekas jeratan tali. Selain itu, terdapat air mani pada celana korban.

"Korban meninggal dunia murni gantung diri," kata Zacky.

Sementara hasil visum et repertum pada jenazah sang anak, ditemukan lebam pada pelipis kanan. Terdapat pula cairan berbuih pada hidung AD.

"Diagnosa dokter, bahwa korban meninggal karena kekurangan oksigen. Diduga korban dibekap oleh korban 1 (YD) menggunakan tangan menutup hidung dan mulut korban hingga korban tidak bisa bernapas dan meninggal dunia," terang Zacky.

YD diduga membunuh anaknya dan mengakhiri hidup karena depresi. Zacky mengatakan YD dan sang istri selama ini tinggal terpisah akibat masalah keluarga.

"Adapun penyebab korban 1 (YD) melakukan tindakan gantung diri dan mengakhiri hidup anaknya diduga dikarenakan korban merasa depresi permasalahan dalam keluarga," ungkap Zacky.




(iws/iws)











Hide Ads