Kuliner nasi puyung khas Lombok Tengah (Loteng) tengah viral di kalangan warga Mataram dan Lombok Barat sejak beberapa pekan terakhir. Sajian nasi puyung dengan harga Rp 10 ribu per porsi itu membuat warga rela datang sejak pagi dan mengantre demi mencicipinya.
Lapak nasi puyung murah tersebut berada di Jalan Raya Lembar, Gerung Utara, Lombok Barat, tepatnya di jalur menuju Pelabuhan Lembar. Sejak viral di media sosial, antrean pembeli terlihat memadati lokasi setiap pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikBali, Sabtu (17/1/2026), puluhan warga sudah mengantre sejak pukul 06.00 Wita untuk mendapatkan seporsi nasi puyung seharga Rp 10 ribu.
"Saya antre dari jam 6 pagi, sebelum yang jualan datang, saya di sini. Saya tahu nasi puyung Rp 10 ribu ini dari teman," kata Muzakar Ahmad, salah seorang warga Lombok Barat, saat diwawancarai detikBali, Sabtu (17/1/2026) pagi.
Menurut Muzakar, lapak nasi puyung ini dulunya tidak seramai saat ini. Namun, sejak viral di sosial media, banyak warga dari luar Lombok Barat yang berbondong-bondong untuk membeli seporsi nasi puyung khas Lombok Tengah tersebut.
"Sudah tiga kali saya beli nasi puyung ini, tapi nggak pernah antre (parah). Ini pertama kalinya saya antre," ujarnya.
Suasana antrean nasi puyung Rp 10 ribu yang viral di Gerung, Lombok Barat, Sabtu (17/1/2026) pagi. (Nathea Citra/detikBali) |
Hal serupa dirasakan Idham, warga Terong Tawah, Lombok Barat, yang baru pertama kali mencoba nasi puyung tersebut. Ia datang bersama istrinya sejak pukul 08.00 Wita dan baru mendapatkan pesanan sekitar satu setengah jam kemudian.
"Ini pertama kali saya beli, saya nggak tahu kalau antre berjam-jam. Saya datang dari jam 8, tapi baru dapat sekitar jam 9.30. Awalnya malah saya pikir ada razia, soalnya ramai banget," katanya pada detikBali.
Idham membeli dua bungkus nasi puyung dengan balutan daun pisang. Ia menilai harga Rp 10 ribu tergolong sangat murah dibandingkan harga di tempat lain.
"Saya beli dua bungkus, kami coba dulu. Kalau enak, besok datang lagi. Harganya terbilang murah banget, kalau di tempat lain bisa Rp 20 ribu bahkan Rp 25 ribu. Itupun yang Rp 20 ribu porsinya dikit banget, tapi nasi puyung Rp 10 ribu ini kelihatan porsinya besar banget," tuturnya.
Sementara itu, Yuli, warga Sayang-sayang, Kota Mataram, mengaku sengaja datang ke Gerung sejak pukul 06.30 Wita karena penasaran dengan harga nasi puyung yang disebut-sebut murah.
"Saya penasaran banget, soalnya teman-teman di Mataram heboh cerita ada nasi puyung hanya Rp 10 ribu. Antara nggak percaya, tapi setelah datang ke sini, ternyata harganya memang Rp 10 ribu. Meskipun saya datang sudah pagi banget, ternyata sudah banyak yang antre," ujarnya.
Seporsi nasi puyung seharga Rp 10 ribu ini terbilang punya porsi besar. Isiannya ada daging ayam bumbu cincang yang sangat banyak, suwiran ayam kering, hingga tolang (biji) kedelai.
(nor/nor)











































