Objek wisata Air Terjun Tiwu Pai di Desa Toe, Kecamatan Reok Barat, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditutup sementara hingga Mei 2026. Penutupan dilakukan usai seorang pengunjung tewas tenggelam saat berenang di lokasi wisata tersebut.
"Penutupan sementara waktu saja sampai bulan Mei, karena untuk sementara dilokasi tersebut masih police line dan sedang melakukan investigasi terkait kejadian beberapa waktu yang lalu (seorang pengunjung tewas tenggelam)," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai, Aloysius Jebarut, Kamis (22/1/2026).
Aloysius mengatakan penutupan berlangsung relatif lama karena pemerintah akan melakukan penataan pengelolaan obyek wisata tersebut. Selama ini, pengelolaan Tiwu Pai dilakukan secara perorangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama penutupan sementara ini, kita pemerintah kabupaten, kecamatan dan desa, menata kelembagaannya. Selama ini pengelolaan tiwu Pai ini dilakukan perorangan. Nanti kedepannya pengelolaan Tiwu Pai kita bentuk kelembagaannya," jelas Aloysius.
Ia menyebut ke depan pemerintah akan membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk mengelola obyek wisata Tiwu Pai.
Tiwu Pai merupakan salah satu spot wisata alam yang mulai ramai dikunjungi wisatawan. Obyek wisata ini dikenal luas sejak tahun lalu setelah foto dan video keindahan alamnya ramai beredar di media sosial. Danau dan air terjun bertingkat menjadi daya tarik utama lokasi tersebut.
Diketahui seorang pengunjung bernama Armendo W Jeferson (14) tenggelam saat berenang di kolam air terjun Tiwu Pai pada 11 Januari 2026. Jenazah siswa kelas 8 SMP Fransiskus Xaverius Ruteng itu ditemukan di aliran sungai sekitar satu kilometer dari lokasi awal tenggelam pada 19 Januari 2026.
(dpw/dpw)










































