Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh (Kanwil Kemenhaj) Provinsi NTB memastikan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) tahun 2026 tidak mengalami kenaikan meski terjadi lonjakan harga bahan bakar pesawat (Avtur) di tingkat global, sebagai imbas dari perang di Timur Tengah.
Kepala Kanwil Kemenhaj NTB Lalu Muhammad Amin menegaskan Bipih tetap pada angka Rp 54,1 juta. "Jadi tidak ada kenaikan. Tidak dibebankan kepada jamaah haji," ujarnya via WhatsApp, Selasa (14/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amin mengatakan seluruh jemaah haji di NTB diminta untuk tetap fokus pada persiapan keberangkatan, baik dari sisi kesehatan, administrasi, maupun manasik. "Seluruh jemaah haji tetap fokus untuk kesiapan diberangkatkan," tambahnya.
Kanwil Kemenhaj NTB tengah melakukan persiapan teknis keberangkatan jemaah haji NTB. Dia memastikan seluruh distribusi perlengkapan haji sudah mulai dilakukan secara bertahap. "Koper semua jemaah telah diterima dan saat ini masih dalam proses pengiriman ke jamaah," jelas Amin.
Perlengkapan tersebut meliputi koper besar, koper kabin, tas paspor, serta identitas jemaah yang akan digunakan selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Amin mengatakan jumlah calon jemaah haji NTB sebanyak 5.798 orang. Berdasarkan jadwal yang telah disusun, jemaah haji asal NTB akan mulai masuk Asrama Haji pada 21 April 2026 pukul 06.00 Wita. Selanjutnya, pemberangkatan kloter pertama (kloter I) menuju Tanah Suci dijadwalkan pada 22 April 2026.
Berikut daftar 15 kloter calon jemaah haji NTB:
1. Lombok Timur 387 orang
2. Lombok Tengah 387 orang
3. Lombok Barat 387 orang
4. Kabupaten Bima 387 orang
5. Kota Mataram 387 orang
6. Lombok Timur 387 orang
7. Lombok Tengah 387 orang
8. Lombok Barat 388 orang
9..Lombok Timur 388 orang
10. Kota Mataram 388 orang
11. (Campuran) Kabupaten Bima Kota Bima, Dompu 388 orang
12. (Campuran) Lombok Timur, Lombok Tengah 388 orang
13. (Campuran) Kota Bima, Sumbawa Barat, Lombok Utara 388 orang
14. (Campuran) Kabupaten Bima, Sumbawa 388 orang
15. (Campuran) Lombok Timur Lombok Tengah, Mataram, Lombok Barat dan Sumbawa Barat 355 orang.
840 Jemaah Haji Lombok Barat Siap Terbang ke Tanah Suci
Sebanyak 840 orang jemaah haji asal Lombok Barat dipastikan siap terbang ke Tanah Suci Mekkah. Total jemaah tersebut dibagi menjadi tiga kelompok terbang (Kloter), dengan pemberangkatan pertama dijadwalkan pada Kamis, 23 April 2026.
"Hari ini penguatan dan persiapan finalnya jamaah yang mau berangkat. Jadi kita berikan arahan teknis sampai bagaimana, kapan mau berangkat dari rumah. Itu sudah dijadwalkan semua," ujar Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Haji Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Amin di Lombok Barat, Selasa (14/4/2026).
Amin mengatakan seluruh kebutuhan jemaah haji di Lombok Barat, mulai dari koper, seragam, hingga alur perjalanan sudah tuntas disiapkan. "Semua fasilitas sudah kami siapkan, koper-koper dan baju seragam. Jamaah kita sudah siap," katanya.
Menurut Amin, terdapat perbedaan signifikan pada penyelenggaraan haji di Lombok Barat tahun ini, di antaranya jumlah jemaah yang meningkat dan persiapan yang lebih matang dari tahun sebelumnya.
"Persiapan kita lebih awal, jamaah kita lebih rapi, terus bimbingan manasiknya sudah kita lakukan jauh-jauh hari, vaksin semua, pemeriksaan kesehatan juga sudah," jelasnya.
Amin menambahkan perhatian khusus juga sudah disiapkan untuk jemaah haji tertua asal Lombok Barat. Jemaah berusia 89 tahun tersebut nantinya akan mendapatkan pendampingan ekstra selama pelaksanaan ibadah.
Sementara itu, Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), mengingatkan para jemaah agar menjaga energi dan fokus dalam menjalankan ibadah haji, sebab mereka tergabung dalam kloter awal.
"Perbanyak persiapan, apalagi jemaah Lombok Barat ini kan berangkat kloter pertama, jadi adaptasi di Mekkah yang akan panjang. Jangan sampai memperbanyak ibadah sunnah tapi lupa kewajiban pada puncaknya nanti," pesannya.
(hsa/hsa)










































