Bocah bernama Arka Anggara (6) di Dusun Sedau Kondang, Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, ditemukan tewas setelah hanyut di saluran air sekitar rumahnya, pukul 08.15 Wita, Kamis (16/4/2026). Sebelumnya, beredar kabar Arka hilang diculik.
Kapolsek Narmada, AKP I Kadek Ariawan, mengungkapkan kabar dugaan penculikan itu beredar di media sosial (medsos). Informasi tersebut muncul setelah keluarga melaporkan kehilangan korban pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 19.00 Wita.
"Tadi malam memang betul ada keluarganya yang melaporkan seperti itu," ujar Ariawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan Arka terakhir terlihat bermain bersama teman-temannya sejak sore hari sekitar pukul 16.00 Wita, sebelum hujan lebat turun. Namun, hingga malam, korban tidak kunjung pulang, sementara teman-temannya telah kembali ke rumah masing-masing.
Kabar kehilangan Arka kemudian sampai ke petugas Balai Wilayah Sungai (BWS). Untuk membantu proses pencarian, petugas menutup saluran air yang mengarah ke wilayah Lombok Tengah.
"Tadi pagi, sekitar pukul 08.15 Wita, mereka melaksanakan pengecekan. Didapatilah mayat anak kecil berada di saluran sungai tersebut," jelas Ariawan.
Tim Inafis Polresta Mataram bersama tenaga media Puskemas Narmada kemudian turun melakukan pemeriksaan. Saat itu juga, pihak keluarga memastikan jasad yang ditemukan merupakan Arka Anggara.
Berdasarkan hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi memastikan Arka hanyut saat bermain di sekitar saluran air.
"Isu penculikan itu diklarifikasi ya, karena berdasarkan hasil pemeriksaan tidak ada tanda-tanda kekerasan dan belum ada saksi penculikan itu," tegas Ariawan.
Kini, jenazah Arka sudah dibawa ke rumah duka untuk dilakukan proses pemakaman. Pihak keluarga menolak autopsi dan mengikhlaskan kepergian korban sebagai musibah.
(hsa/hsa)










































