detikBali

Anjing Liar Kembali Serang Anak di Lombok Timur, Korban Luka Sekujur Tubuh

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Anjing Liar Kembali Serang Anak di Lombok Timur, Korban Luka Sekujur Tubuh


Sanusi Ardi - detikBali

Kondisi korban gigit anjing liar di Desa Sakra Selatan, Kecamatan Sakra, Lombok Timur, NTB, ketika dirawat di puskesmas, Senin (20/4/2026).
Kondisi korban gigit anjing liar di Desa Sakra Selatan, Kecamatan Sakra, Lombok Timur, NTB, ketika dirawat di puskesmas, Senin (20/4/2026). (Foto: dok. Istimewa)
Lombok Timur -

Segerombolan anjing liar kembali menyerang seorang anak di Desa Sakra Selatan, Kecamatan Sakra, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), tadi siang. Korban mengalami luka di sekujur tubuh.

Korban yang masih duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar (SD) itu diserang saat bermain di halaman rumah bersama teman-temannya. Kawanan anjing liar tiba-tiba datang, lalu mengejar dan menyerang korban.

"Korban sedang bermain di halaman rumahnya bersama teman-temanya yang lain. Tiba-tiba saja segerombolan anjing liar menyerang korban," kata Erliana, Senin (20/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam situasi panik, teman-teman korban berlarian menyelamatkan diri. Sementara korban tetap berada di lokasi hingga akhirnya menjadi sasaran serangan.

ADVERTISEMENT

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka gigitan dan cakaran hampir di sekujur tubuh. Pihak keluarga yang mengetahui peristiwa tersebut langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

"Sudah dibawa oleh orang tuanya ke Puskesmas, di bagian tangan dan hampir di semua tubuh korban ada luka gigitan" kata Erliana.

Erliana mengungkapkan, serangan anjing liar di wilayah tersebut bukan kali pertama terjadi. Sehari sebelumnya, ada anak lain yang juga menjadi korban serangan serupa.

"Ini bukan kejadian pertama, kemarin juga ada anak yang diserang anjing liar," ungkap Erliana.

Warga Resah

Peristiwa itu membuat warga setempat khawatir dengan maraknya anjing liar yang dinilai membahayakan, terutama bagi anak-anak. Warga berharap ada langkah konkret dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak terulang.

"Banyak anjing liar yang berkeliaran, makanya khawatir juga lihat anak-anak bermain di luar," ujarnya.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lombok Timur, Hultatang, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dan tengah menelusuri keberadaan anjing liar yang menyerang korban.

"Kami sedang telusuri dulu, laporannya sudah masuk," ucapnya.

Ia mengimbau masyarakat lebih berhati-hati jika melihat pergerakan gerombolan anjing liar. Sebab, saat ini tengah memasuki musim kawin sehingga hewan tersebut cenderung lebih agresif.

"Saat ini sedang musim kawin, kami harapkan masyarakat untuk waspada," imbuh Hultatang.




(dpw/dpw)










Hide Ads