Satu calon jemaah haji (CJH) asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), dikabarkan meninggal dunia. CJH tersebut dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci akhir pekan ini.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) NTB, Lalu Muhammad Amin, membenarkan kabar tersebut. CJH yang meninggal dunia akan segera diganti agar kuota haji NTB tetap.
"Ya ini sedang dilakukan proses untuk pengisian. Tentunya ketika ada jemaah yang meninggal dunia itu harus dilakukan proses untuk pengisian kembali," kata Amin saat konferensi pers di Asrama Haji Embarkasi Lombok, Senin sore (20/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amin mengatakan Kemenhaj NTB terus melakukan pengisian kursi kosong imbas satu CJH meninggal. Karena, Menhaj tidak memperkenankan open seat (kursi kosong) dari masing-masing kloter.
"Terkait dengan proses itu, sejauh mana ini sedang berjalan. Korban kan berada di kloter II, Lombok Tengah," ujar Amin.
Amin memastikan proses penggantian kursi kosong imbas satu CJH meninggal dunia tersebut akan dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketentuan-ketentuan yang berlaku.
"Yang pasti kami menghindari kursi kosong. Artinya kuota haji kita 5.798 orang itu tetap," tegasnya.
Jemaah Dilarang Bawa Durian
Perwakilan Garuda Indonesia, Chairul Fajar Harahap, mengatakan telah menyiapkan pesawat jenis Boeing 777-300ER dengan kapasitas 393 penumpang untuk mengangkut seluruh jemaah asal NTB.
"Kami menyiapkan 15 pesawat untuk berbagai embarkasi di Indonesia, terdiri dari 7 pesawat sewa dan 8 milik Garuda. Khusus Lombok, kami menggunakan pesawat milik Garuda sendiri," ujar Chairul.
Fajar menegaskan seluruh jemaah dilarang membawa benda tajam saat boarding, seperti pisau, gunting hingga korek api, untuk kenyamanan proses penerbangan "Kami juga melarang membawa makanan bau menyengat seperti durian," katanya.
Selain itu, jemaah juga dilarang membawa barang dalam jumlah berlebihan, seperti rokok, yang maksimal diperbolehkan sekitar 100 batang untuk penerbangan internasional. Sebab, roses pemeriksaan di bandara tujuan seperti Jeddah dan Madinah jauh lebih ketat.
"Barang-barang seperti mainan berbentuk senjata serta oleh-oleh berupa tanah atau batu dari Arab Saudi, dipastikan tidak diperbolehkan. Semua barang akan melalui screening ketat," ujar Fajar.
Fajar mengatakan Pesawat Boeing 777-300ER dijadwalkan tiba di Lombok pada 20 April pukul 17.45 Wita untuk menjalani inspeksi dan persiapan. Sementara itu, penerbangan perdana jemaah haji direncanakan berangkat pada 22 April 2026.
Kepala Balai Kekarantinaan Mataram, Herman Nugraha, mengimbau para jemaah untuk menjaga makanannya dengan tidak menerima makanan basah atau tanpa dikeluarkan perusahaan berstandar.
"Nanti kami screening makanan jemaah saat masuk asrama, tidak boleh membawa makanan tradisional seperti sambal berlebihan, makanan tidak ada stempel," kata Herman.
Sementara untuk makanan kering, seperti biskuit, tetap diperbolehkan karena memiliki masa kedaluwarsa yang panjang, tetapi tetap akan melalui proses screening dari petugas kesehatan yang berjaga. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan jemaah tidak mengalami keracunan akibat makanan dari luar.
Ada pun proses pemantauan makanan yang dibuat oleh petugas di asrama akan melalui pemantauan yang ketat dan pengecekan dari petugas kesehatan.
"Kami akan melakukan pemeriksaan makanan yang disajikan, termasuk minuman, diperiksa secara khusus untuk memastikan makanan itu aman dari bakteri," jelas Herman.
Berikut daftar kloter jemaah haji NTB.
- Lombok Timur 387 orang
- Lombok Tengah 387 orang
- Lombok Barat 387 orang
- Kabupaten Bima 387 orang
- Kota Mataram 387 orang
- Lombok Timur 387 orang
- Lombok Tengah 387 orang
- Lombok Barat 388 orang
- Lombok Timur 388 orang
- Kota Mataram 388 orang
- (Campuran) Kabupaten Bima Kota Bima, Dompu 388 orang
- (Campuran) Lombok Timur, Lombok Tengah 388 orang
- (Campuran) Kota Bima, Sumbawa Barat, Lombok Utara 388 orang
- (Campuran) Kabupaten Bima, Sumbawa 388 orang
- (Campuran) Lombok Timur Lombok Tengah, Mataram, Lombok Barat, dan Sumbawa Barat 355 orang.
(iws/iws)










































