detikBali

Guru NTT Tewas di Mappi Papua Selatan, Pemprov Koordinasi Pemulangan

Terpopuler Koleksi Pilihan

Guru NTT Tewas di Mappi Papua Selatan, Pemprov Koordinasi Pemulangan


Simon Selly - detikBali

Ilustrasi jenazah
Ilustrasi jenazah. (Foto: Thinkstock)
Kupang -

Seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) asal Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Polikarpus Lewohala Hayon, ditemukan tewas di Kelurahan Kepi, Distrik Obaa, Kabupaten Mappi, Papua Selatan.

Polikarpus ditemukan meninggal pada Senin pagi (8/6/2026). Hingga kini, pihak keluarga belum mengetahui secara pasti kronologi maupun penyebab kematiannya.

Informasi yang beredar menyebutkan Polikarpus ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di lokasi kejadian. Namun, keluarga mengaku belum menerima penjelasan lengkap terkait peristiwa tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ibunda korban, Mina Fernandez, mengatakan pihak keluarga masih menunggu kejelasan dari aparat maupun pihak terkait di Papua.

ADVERTISEMENT

"Tadi kami dengar berita dia meninggal tadi pagi dalam keadaan tertelungkup. Jadi kami tidak tahu alasan apa. Kami juga tidak tahu kondisinya bagaimana," ujarnya.

Mina mengungkapkan duka mendalam atas kepergian anaknya. Ia berharap jenazah Polikarpus bisa segera dipulangkan ke kampung halaman di Pulau Solor, Flores Timur, NTT, agar keluarga dapat memberikan penghormatan terakhir.

Mina juga mengungkapkan bahwa Polikarpus sempat menyampaikan keinginan untuk pulang kampung sebelum meninggal.

"Dia mau minggu depan (pulang kampung) untuk merayakan ulang tahunnya pada tanggal 21 Juni 2026 bersama saya ibunya," terang Mina.

Polikarpus diketahui mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Upin, Kampung Upin, Distrik Minyamur, Kabupaten Mappi. Ia merupakan salah satu guru yang lolos seleksi PPPK pada 2022 dan ditempatkan di wilayah terpencil tersebut.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait peristiwa tersebut dan langsung melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk proses pemulangan jenazah.

"Saya lagi kontak jalur pemprov dan Perkumpulan Floobamor Papua Selatan terkait hal ini," kata Laka Lena, Rabu (10/6/2026).




(dpw/dpw)










Hide Ads