detikBali

Pemkot Mataram Genjot Pendapatan hingga Rp 13,5 Miliar dari 787 Titik Parkir

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pemkot Mataram Genjot Pendapatan hingga Rp 13,5 Miliar dari 787 Titik Parkir


Sui Suadnyana, Nathea Citra - detikBali

Parkir di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Mataram, NTB, 20 Mei 2026. Nathea Citra/detikBali
Foto: Parkir di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Mataram, NTB, 20 Mei 2026. Nathea Citra/detikBali
Mataram -

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram tengah menggenjot pendapatan retribusi parkir hingga Rp 13,5 miliar dari target Rp 18,5 miliar pada 2026. Target ini dipatok untuk mengejar capaian potensi dari 787 titik parkir yang dikelola Pemkot Mataram.

"Potensi di dashboard si jukir kami Rp 13,5 miliar, itu yang harus kami kejar," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Mataram, Zulkarwin, saat dikonfirmasi, Senin (29/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zulkarwin optimistis target retribusi parkir Pemkot Mataram pada 2026 bisa tercapai meski hanya menyisakan enam bulan, yakni Juli hingga Desember. Padahal, capaian retribusi parkir hingga Juni 2026 baru menyentuh angka Rp 5 miliar.

Menurut Zulkarwin, realisasi pendapatan parkir sempat mengalami penurunan pada Mei 2026. Hal tersebut dipicu oleh banyaknya hari libur dan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Oleh karena itu, Dishub Mataram akan memperketat sistem penyetoran. Setiap juru parkir akan diwajibkan melakukan setoran rutin setiap hari sesuai potensi pendapatan yang tercatat pada dashboard. Jika target harian tidak terpenuhi, korlip akan langsung melakukan penagihan.

"Karena sekarang sudah sistem, yang terhutang, ya terhutang sekian (jadi harus cepat ditagih)," tutur Zulkarwin.

ADVERTISEMENT

Selain optimalisasi penagihan, Dishub Mataram juga tengah menyiapkan skema kenaikan tarif, khususnya di ruang terbuka hijau. Meski demikian, Dishub Mataram memastikan kenaikan tarif belum diterapkan dalam waktu dekat.

"Kami diminta perbaiki dahulu pelayanan parkir, jangan sampai nanti kami naikkan (tarifnya), eh bocornya juga ikut naik," imbuh Zulkarwin.




(hsa/hsa)










Hide Ads
LIVE