Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengubah formasi saat menghadapi Malut United pada Minggu (19/4/2026) di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Dalam laga itu, striker Boris Kopitovic dipercaya tampil sebagai starter.
Padahal, dalam dua pertandingan sebelumnya melawan PSBS Biak dan Persib Bandung, Boris hanya berada di bangku cadangan. Posisinya saat itu diisi Muhammad Rahmat yang berperan sebagai winger.
Johnny Jansen kemudian mengungkap alasan di balik keputusannya menurunkan striker asal Montenegro tersebut saat Bali United menang 4-1 atas Malut United, yang dijuluki Laskar Kie Raha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Bali United Bantai Malut United 4-1 |
"Ya, saya memilih Boris kali ini karena melihat bek lawan. Salah satunya ada Gustavo Franca yang memiliki postur tinggi dan kuat. Jadi Boris saya taruh agar Gustavo fokus pada Boris," beber Johnny Jansen.
Pelatih asal Belanda itu menilai Boris memiliki keunggulan dalam duel fisik dengan bek lawan. Karena itu, kehadirannya dimanfaatkan untuk menarik perhatian lini belakang lawan.
Strategi tersebut membuka ruang bagi pemain lain yang bergerak dari lini kedua. Celah dari penjagaan lawan pun bisa dimanfaatkan menjadi peluang. Hasilnya, empat gol berhasil dicetak Serdadu Tridatu dalam laga tersebut.
"Di babak kedua, saya instruksikan Boris untuk sedikit lebih melebar. Sehingga celah di belakang semakin lebar," tegasnya.
Adapun empat gol Bali United dicetak Teppei Yachida melalui penalti, Joao Ferrari, Boris Kopitovic, dan Thijmen Goppel.
(dpw/dpw)










































