detikBali

Bali United Terancam Denda Ratusan Juta usai Laga Vs Bhayangkara

Terpopuler Koleksi Pilihan

Bali United Terancam Denda Ratusan Juta usai Laga Vs Bhayangkara


I Dewa Made Krisna Pradipta - detikBali

Suporter menyalakan flare, kembang api, hingga petasan saat melawan Bhayangkara FC masih berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (17/5/2026).
Suporter menyalakan flare, kembang api, hingga petasan saat melawan Bhayangkara FC masih berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (17/5/2026). (Foto: Krisna Pradipta/detikBali)
Gianyar -

Bali United terancam denda ratusan juta rupiah dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI usai laga melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (17/5/2026). Belasan kembang api, petasan, hingga peluru suar (flare) menyala saat pertandingan masih berlangsung.

Insiden tersebut terjadi ketika laga memasuki tambahan waktu babak kedua. Kepulan asap membumbung tinggi hingga mengganggu penglihatan di dalam stadion. Bahkan, petasan dan flare dilempar hingga masuk ke area lapangan.

Akibat kejadian itu, wasit sempat menghentikan pertandingan. Bali United kini terancam mendapat sanksi berupa denda ratusan juta rupiah dari Komdis PSSI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Insiden serupa sebelumnya pernah menimpa Serdadu Tridatu saat menghadapi Persija Jakarta pada 15 Februari 2026. Saat itu, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi berupa denda Rp 380 juta dan larangan kehadiran penonton selama dua laga kandang.

ADVERTISEMENT

Media Officer Bali United, Alexander Mahaputra, mengaku pihaknya belum menerima keputusan resmi dari Komdis PSSI terkait kemungkinan hukuman tersebut.

"Masih menunggu hasil sidang Komdis PSSI. Soal denda dan hukuman belum kami ketahui," ujar Alex singkat.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di situs resmi PSSI, hukuman terkait insiden tersebut belum dirilis.

Pelatih Bali United Johnny Jansen turut angkat bicara terkait insiden flare dan petasan tersebut. Saat pertandingan dihentikan, Jansen langsung menghampiri tribun suporter untuk meminta aksi dihentikan sementara.

"Ya saya sangat senang dengan atmosfer stadion yang luar biasa. Saya kemudian menghampiri suporter dan mengatakan agar mengentikan sementara aksi itu. Setelah pertandingan selesai, silahkan pesta kembali dilanjutkan," ujar Johnny Jansen, Selasa (19/5/2026).

Menurut Jansen, atmosfer tersebut wajar terjadi mengingat laga kontra Bhayangkara FC merupakan pertandingan kandang terakhir Bali United musim ini. Ia menilai dukungan suporter menjadi motivasi tambahan bagi timnya.

"Setelah pertandingan berakhir, kami kembali menghampiri suporter. Saya harap, semoga hubungan baik ini terus terjalin," pungkasnya.

Sebelum pertandingan, Johnny Jansen sempat menyatakan ambisinya meraih kemenangan atas Bhayangkara FC untuk dipersembahkan kepada suporter. Target tersebut pun terealisasi.

Serdadu Tridatu menang telak 4-1 atas The Guardians. Empat gol Bali United dicetak Boris Kopitovic (dua gol), Irfan Jaya, dan Made Tito Wiratama. Sementara satu gol balasan tim tamu dicetak Moussa Sidibe.




(dpw/dpw)










Hide Ads