detikBali

Pedagang Kuliner Pantai Kuta Akan Tempatkan di Pergola Kayu

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pedagang Kuliner Pantai Kuta Akan Tempatkan di Pergola Kayu


Fabiola Dianira - detikBali

Pergola kayu di Pantai Kuta yang dipersiapkan untuk pedagang kuliner, Jumat (16/1/2026)(Fabiola Dianira)
Foto: Pergola kayu di Pantai Kuta yang dipersiapkan untuk pedagang kuliner, Jumat (16/1/2026)(Fabiola Dianira)
Badung -

Pedagang kuliner di Pantai Kuta akan dirapikan dan ditempatkan di bangunan pergola kayu. Langkah ini dilakukan oleh Desa Adat Kuta untuk menata keberadaan krama (warga) Desa Kuta yang berdagang atau jualan di Pantai Kuta agar tidak semrawut.

Selain itu, penataan ini juga bertujuan mengelola sampah dan limbah agar kawasan Pantai Kuta tetap bersih dan tidak terlihat kumuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Termasuk juga kami mengatur keberadaan sampah, atau limbah, dan semuanya, sehingga tetap teraturlah dan tidaklah menjadi kumuh keberadaan daripada wajah Pantai Kuta," ujar Bendesa Adat Kuta, I Komang Alit Ardana, saat dihubungi detikBali. Jumat (16/1/2026)

Terdapat lima zona pembangunan pergola dengan ukuran yang berbeda-beda sesuai luas dan kelayakan lokasi.

ADVERTISEMENT

"Ada zona 1 sampai 5. itu pergolanya berbeda-beda ukurannya. Tergantung daripada lokasi dan luas daripada tempat yang kami anggap layak untuk ditempatkan dan dibangun pergola tersebut," jelasnya.

Sebanyak 50 pergola disiapkan sesuai data krama adat yang berjualan kuliner. Lokasi pergola membentang dari depan Hard Rock Cafe ke arah utara hingga perbatasan Pantai Legian.

Saat ini, pembangunan hampir selesai dan tinggal menunggu penyelesaian di zona 5. Pergola direncanakan mulai digunakan pada Februari 2026.

"Tinggal di zona 5 saja yang di utara. itu mungkin di akhir bulan ini sudah selesai dan rencananya di Februari mereka sudah buka semua," kata wakil ketua PHRI Badung itu.

Penempatan pedagang nantinya akan dilakukan melalui sistem undian. Fasilitas yang disediakan meliputi listrik, air, serta penampungan limbah.

"Kami siapkan listrik, air, dan juga penampungan limbah," tutupnya.




(nor/nor)










Hide Ads