detikBali

Anak Pemegang KIA di Badung Dapat Diskon Tiket GWK 50 Persen

Terpopuler Koleksi Pilihan

Anak Pemegang KIA di Badung Dapat Diskon Tiket GWK 50 Persen


Agus Eka Purna Negara - detikBali

Wabup Badung Bagus Alit Sucipta saat tanda tangan kerja sama pemanfaatan KIA dengan GWK di Balai Budaya Puspem Badung, Selasa (21/4/2026).
Foto: Wabup Badung Bagus Alit Sucipta saat tanda tangan kerja sama pemanfaatan KIA dengan GWK di Balai Budaya Puspem Badung, Selasa (21/4/2026). (Dok. Pemkab Badung)
Badung -

Cukup tunjukkan Kartu Identitas Anak (KIA), warga di Kabupaten Badung kini bisa memboyong buah hati mereka ke Garuda Wisnu Kencana (GWK) dengan potongan harga tiket 50 persen. Tak hanya untuk anak, diskon setengah harga ini juga berlaku bagi orang tua yang mendampingi saat berkunjung ke destinasi ikonik tersebut.

Kepastian ini terungkap setelah Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta menegaskan telah ada kerja sama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Badung dengan manajemen Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park untuk memberikan insentif khusus bagi pemegang Kartu Identitas Anak (KIA). Melalui kesepakatan ini, anak-anak di Badung yang memiliki KIA beserta orang tuanya berhak mendapatkan potongan harga tiket masuk sebesar 50 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setiap masyarakat Kabupaten Badung, tentunya anak-anak yang sudah mempunyai kartu KIA, itu bisa masuk ke GWK beserta orang tuanya dengan membayar tiket 50 persen. Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Badung mengucapkan banyak terima kasih kepada manajemen GWK," ujar Bagus Alit Sucipta saat memberi sambutan pada acara Semangat Kartini (Sekar) Badung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa sore (21/4/2026).

Pemerintah daerah terus mendorong perluasan kerja sama dengan berbagai objek wisata lain guna memberikan manfaat edukasi bagi masyarakat. Selain GWK, target kolaborasi selanjutnya menyasar wahana wisata lain untuk memperkuat nilai guna kartu identitas tersebut.

ADVERTISEMENT

"Ini adalah salah satu bentuk pemerintah berkontribusi dan melakukan koordinasi serta kerja sama yang kami dorong terus. Tadi sudah disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata, yaitu selanjutnya di Waterbom, semoga bisa cepat, setelah itu di Museum Pasifika," lanjut Bagus Alit.

Sebelumnya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung telah melakukan penjajakan intensif untuk mengoptimalkan pemanfaatan KIA di sektor rekreasi. Selain diskon tiket masuk, terdapat rencana pemberian fasilitas akses gratis ke area teater pada hari-hari tertentu bagi anak-anak yang menunjukkan kartu tersebut.

Sekretaris Disdukcapil Badung, Ni Putu Suryawati, menjelaskan langkah strategis ini diambil agar KIA tidak hanya menjadi dokumen kependudukan formal, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga.

Fungsi KIA di Kabupaten Badung juga bersifat krusial sebagai syarat mutlak bagi ahli waris untuk mencairkan santunan kematian. Selain itu, dokumen ini menjadi pengganti akta kelahiran yang praktis saat bepergian serta menjadi syarat wajib dalam pendaftaran sekolah.

"Manfaat kartu ini sangat luas, mulai dari pengganti akta kelahiran saat bepergian hingga menjadi syarat wajib untuk mencairkan bantuan santunan kematian bagi anak. Jika anak tidak memiliki KIA, maka secara otomatis mereka tidak bisa mendapatkan hak santunan tersebut dari pemerintah daerah," pungkas Suryawati.




(hsa/hsa)










Hide Ads