detikBali

Tiga Bulan Digerus Abrasi, Akses Jalan di Pantai Banjar Nyuh Nyaris Putus

Terpopuler Koleksi Pilihan

Tiga Bulan Digerus Abrasi, Akses Jalan di Pantai Banjar Nyuh Nyaris Putus


Fatih Kudus Jaelani - detikBali

Sejumlah wisatawan berjalan di sisa jalan yang amblas dikikis abrasi di pantai Banjar Nyuh, Nusa Penida, Klungkung, Bali, Rabu (20/5/2026) pagi. (Dok.Istimewa)
Foto: Sejumlah wisatawan berjalan di sisa jalan yang amblas dikikis abrasi di pantai Banjar Nyuh, Nusa Penida, Klungkung, Bali, Rabu (20/5/2026) pagi. (Dok.Istimewa)
Klungkung -

Akses jalan wisatawan di pantai Banjar Nyuh, Nusa Penida, Klungkung, Bali, amblas oleh abrasi. Terjangan ombak besar dalam tiga bulan terakhir semakin mengikis badan jalan.

Hal ini membuat warga sekitar khususnya pedagang dan pelaku usaha wisata mengeluh. Mereka meminta pemerintah daerah segera membuat tanggul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang warga Banjar Nyuh menyampaikan keluhan itu melalui media sosial. Dalam unggahannya, ia meminta Bupati Klungkung I Made Satria mempercepat rencana pembangunan tanggul di kawasan Pelabuhan Banjar Nyuh.

Ia khawatir jika abrasi terus dibiarkan, akses jalan di kawasan tersebut akan hilang dalam beberapa bulan ke depan dan berdampak pada lapak usaha warga.

ADVERTISEMENT

"Pak, tolong dipercepat untuk rencana pembuatan tanggul di pelabuhan Banjar Nyuh. Dikarenakan sudah rusak parah dan air sudah mulai naik pak. Kalau ini tidak dipercepat, mungkin lagi dua kali purnama/tilem jalan di sini habis total pak," tulis warga tersebut dalam unggahan pada Selasa (19/5/2026).

"Mengingat jalan ini juga akses untuk para driver mengajak tamu ke parkiran Pak. Dan ada keresahan dari kami kalau sampai jalan ini amblas atau habis digerus ombak," tambahnya.

Melalui video yang dikirimkan pada detikBali pada Rabu (20/5/2026) pagi, beberapa wisatawan mancanegara terlihat tengah melewati sisa jalan yang hampir habis terkikis abrasi. Mereka berbaris melewati setapak jalan kecil di pinggir pantai. Sesekali ombak naik menyapu kaki mereka.

Merespons hal itu, Bupati Klungkung I Made Satria menerangkan telah melakukan sejumlah upaya penanganan abrasi yang semakin parah di Banjar Nyuh dan di Pantai Monggalan. Ia memastikan akan menangani secepatnya warga yang terdampak dan terus membangun komunikasi dengan pemerintah pusat agar segera diatensi.

Menurut Satria, pemerintah pusat melalui kementerian terkait berencana memulai pembangunan tanggul pada tahun ini. Namun, hingga kini belum ada kepastian terkait realisasi proyek tersebut.

"Namun untuk kepastiannya, sampai saat ini belum ada konfirmasi ke kami. Namun kami terus melakukan koordinasi," jelas Satria.

Sejumlah wisatawan berjalan di sisa jalan yang amblas dikikis abrasi di pantai Banjar Nyuh, Nusa Penida, Klungkung, Bali, Rabu (20/5/2026) pagi. (Dok.Istimewa)Sejumlah wisatawan berjalan di sisa jalan yang amblas dikikis abrasi di pantai Banjar Nyuh, Nusa Penida, Klungkung, Bali, Rabu (20/5/2026) pagi. (Dok.Istimewa)

Ia menambahkan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah turun langsung meninjau kondisi abrasi di Banjar Nyuh dan Monggalan. Ia berharap dengan melihat langsung kondisi di lapangan, kementerian akan menganggarkan pembangunan tanggul tahun ini.

"Untuk Kabupaten sendiri, meskipun kami punya uang untuk membangun tanggul, kami tidak punya kewenangan itu. Meskipun demikian, kami tetap melakukan upaya-upaya lainnya seperti membangun kerjasama dengan rekanan berupa CSR untuk barangkali membantu warga. Mungkin dibedah rumahnya dan bantuan lainnya," terang Satria.




(nor/nor)










Hide Ads