detikBali

Bali Tourism Run 2026 Ajak 2.000 Pelari Nikmati Panorama Jatiluwih

Terpopuler Koleksi Pilihan

Bali Tourism Run 2026 Ajak 2.000 Pelari Nikmati Panorama Jatiluwih


Rizki Setyo Samudero - detikBali

Wisatawan mancanegara mengunjungi lahan pertanian di Desa Wisata Jatiluwih, Tabanan, Bali, Senin (18/11/2024). Desa Jatiluwih meraih penghargaan dari organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bidang Pariwisata Dunia atau United Nations World Tourism Organization (UNWTO) yakni terpilih sebagai 55 desa wisata dengan predikat baik atau Best Tourism Villages yang diikuti total 260 desa wisata dari 60 negara anggota UN Tourism. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Wisatawan mancanegara mengunjungi lahan pertanian di Desa Wisata Jatiluwih, Tabanan, Bali. (Foto: ANTARA FOTO/NYOMAN HENDRA WIBOWO)
Denpasar -

Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) DPD Bali akan menggelar Bali Tourism Run 2026 di kawasan Jatiluwih, Tabanan, pada 21 Juni 2026. Ajang lari yang mengambil lokasi di hamparan sawah terasering warisan dunia itu diharapkan menjadi pengungkit pengembangan sport tourism sekaligus memperkuat citra pariwisata berkualitas Bali.

Tak hanya menghadirkan pengalaman berlari dengan panorama alam khas Bali, Bali Tourism Run 2026 juga dirancang untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat lokal, mempromosikan destinasi wisata berkelanjutan, serta menjadi bagian dari rangkaian menuju peringatan 100 tahun pariwisata Bali pada 2027.

Ketua DPD Asita Bali, I Putu Winastra, mengatakan Jatiluwih dipilih karena telah memiliki pengakuan internasional sebagai destinasi wisata unggulan. Selain itu, kawasan tersebut dinilai memiliki kesiapan dari sisi kenyamanan dan keamanan untuk menggelar ajang berskala besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Melalui Bali Tourism Run ini kita mau menunjukkan kepada masyarakat dan wisatawan bahwa Jatiluwih adalah destinasi berkualitas yang memberikan kenyamanan berwisata," kata Winastra dalam keterangan tertulis yang diterima detikBali, Senin (8/6/2026).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada olahraga maupun kunjungan singkat wisatawan untuk berfoto. Asita ingin mendorong peserta merasakan pengalaman wisata yang lebih menyeluruh selama berada di kawasan Jatiluwih dan sekitarnya.

"Bagaimana mereka bisa meng-experience, discover kulinernya kemudian langsung menginap di desa wisata atau homestay sekitar. Kami juga melibatkan UMKM lokal Tabanan agar pariwisata ini memberikan positive impact to community," jelas Winastra.

Sementara itu, Ketua Panitia Bali Tourism Run 2026, I Wayan Suberata, menjelaskan panitia membuka kategori lari lima kilometer dengan target sebanyak 2.000 peserta. Pelaksanaan acara sengaja dipilih bertepatan dengan masa libur sekolah, peringatan Bulan Bung Karno, serta rangkaian kegiatan Pesta Kesenian Bali.

Melalui momentum tersebut, penyelenggara berharap Bali Tourism Run 2026 mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menikmati pengalaman berlari sambil menyaksikan keindahan lanskap Jatiluwih yang mendunia.




(dpw/dpw)










Hide Ads