Sebuah studi menemukan seekor belalang daun berwarna merah muda mencolok (Arota festae) di Pulau Barro Colorado, Panama. Setelah diamati selama beberapa hari, belalang berubah warna menjadi hijau. Bagaimana bisa?
Studi yang terbit di jurnal Ecology pada tanggal 7 Maret 2026 mengungkapkan bahwa perubahan warna tersebut seiring dengan perubahan daun dari kuncup (warna merah hijau) menjadi tua (hijau). Peneliti menduga perubahan warna pada belalang merupakan bentuk kamuflase yang meniru fenomena "delayed greening" atau "penghijauan tertunda" di hutan hujan tropis.
Berubah Warna untuk Melindungi Diri
Ahli biologi di University of St Andrews sekaligus penulis utama studi, Benito Wainwright, mengatakan bahwa perubahan warna pada belalang daun bukan hal yang aneh secara genetik. Perilaku meniru tersebut dinilai sebagai bentuk perlindungan diri dari predator karena sama dengan sekelilingnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alih-alih bentuk genetik yang aneh, ini mungkin sebenarnya adalah strategi bertahan hidup yang sangat tepat yang mengikuti siklus hidup daun hutan hujan yang coba ditiru oleh serangga ini," ujar Wainwright, dikutip dari Popular Science.
Dalam pengamatan perubahan warna selama 30 hari, tim mencatat bahwa mulanya warna merah muda cukup pekat. Kemudian pada hari keempat memudar dan berubah menjadi warna hijau seperti daun pada hari ke-11.
Menyesuaikan Warna Daun di Alam
Menurut penulis studi lain dari Reading University, Matt Greenwell, perubahan warna perlahan ini menyesuaikan dengan dedaunan yang menjadi habitatnya.
"Gagasan bahwa serangga mungkin secara bertahap mengubah warnanya untuk menyesuaikan dengan dedaunan yang ditirunya menunjukkan betapa dinamisnya hutan hujan dan merupakan contoh luar biasa dari kamuflase yang sedang beraksi," tutur Greenwell.
Kendati demikian, para ilmuwan masih meninjau lebih lanjut terkait fungsi perubahan warna tersebut. Apakah berperan untuk menyamarkan diri dari predator seperti burung, kelelawar, atau katak. Studi selanjutnya akan melakukan percobaan untuk menguji fungsi dari warna merah muda, sebagai kamuflase atau sinyal peringatan.
Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di BeritaKlik.
(sls/faz)











































