Indonesia memang dikenal sebagai bangsa yang kaya dan memiliki berbagai warisan budaya. Namun, ternyata ada warisan budaya Indonesia yang terkadang justru 'kurang tersentuh'.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut warisan budaya yang dimaksud yakni kumpulan cerita rakyat Indonesia. Cerita rakyat termasuk dalam bagian tradisi lisan.
Ia yakin, dari Sabang sampai Merauke, masyarakat Indonesia diwariskan oleh nenek moyang berbagai cerita lisan. Tapi karena tidak tertulis lantaran terbatasnya media, banyak cerita ini kemudian tidak diketahui oleh masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lebih banyak, saya yakin, yang diturunkan secara lisan, sebagai oral tradition, ketimbang yang ditulis, kelihatannya begitu. Salah satu kekayaan budaya kita dalam tradisi lisan adalah cerita dan cerita ini menurut saya bagian dari warisan budaya yang kadang-kadang kurang tersentuh," tuturnya dalam acara Apresiasi Gala Cerita Rakyat Indonesia di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Gala Cerita Rakyat Indonesia
Lantaran kurang tersentuh, Kemenbud menilai cerita rakyat Indonesia perlu dihidupkan. Untuk itu, pihaknya menjangkau komunitas pendongeng yang sudah menghidupkan cerita-cerita rakyat dan budaya lainnya.
"Mari kita mulai dan kita mulai dengan Gala Cerita Rakyat," ungkapnya.
Gala Cerita Rakyat Indonesia merupakan program Kemenbud agar cerita rakyat Indonesia kembali dikenal, diceritakan, dan didokumentasikan lewat pendekatan digital. Kemenbud membuka pendaftaran kompetisi ajang ini secara daring, di mana karya dibagikan peserta melalui media sosial.
Sebanyak 1.737 karya yang dikirimkan oleh 2.797 peserta dari berbagai kelompok usia dan latar belakang tercatat dalam program ini. Karya-karya ini dibagi ke dalam lima kategori, yakni Anak, Remaja, Orang Tua, Pendidik, dan Umum.
Pada setiap kategori, juga tersedia kesempatan partisipasi inklusif. Peserta yang mengikuti berasal dari seluruh wilayah Indonesia, termasuk anak berhadapan dengan hukum dan anak putus sekolah.
Menbud menegaskan bahwa Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026 adalah awal atau langkah pembuka. Di 2027, Kemenbud akan menghadirkan Gerakan Cerita Rakyat Indonesia.
"Gerakan Cerita Rakyat Indonesia supaya kita menghidupkan lagi storytelling/mendongeng," tegasnya.
Daftar Pemenang Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026
Adapun daftar pemenang Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026, yaitu:
Kategori Anak
Aqhila Arsenio Reynanda: Keadilan di Tanah Tumpel
Anak Agung Gede Krisna Adi Nugraha: Asal Mula Tradisi Mapejuwit
Orlin Atha Rachma Saleh: Asal Usul Balum Bili dari Aceh Besar
Ayasha Maulidiansyah: Uwako Ular Naga
Arsene Joy Syandi Pasaribu: Si Beru Dayang
Syafira Zafin Artya: Legenda Batu Menangis
Kategori Remaja
Mursid Yoga Pratama: Sang Kera dan Buaya
M Firdaus Al-Kautsar: Dadung yang Mengikat Hati
Noor Darine Salsabilla: Perempuan Pembawa Api dari Pulau Rote
Hangganararas Tyas: Asal Usul Kota Cianjur
Melinda Rahmawati: Si Kabayan Moro
Ladziyana Junistis Maryama: Rambut Sindang dari Kuningan
Kategori Orang Tua
Rusmanadi: Ketawak di Gunung Penyabun
Sri Meidina: Asal Usul Padhukuhan Dhayu
Rusmiati: Bir Pletok Kebanggaan Jakarta
Dyan Arfiana Ayu Puspita: Pangeran Purbaya dan Pasukan Lebah
Ainur Basirah Mulya: Samba Paria dari Tanah Mandar
Putri Khalidah: Ibu Kandungku Seekor Kucing
Kategori Pendidik
Fauzi Rahmat Nugraha: Situ Bagendit
Ihan Imtihan: Kebo Gerem
Mujadid Sigit Aliah: Makkaraja Carita
Wahyuddin: Lalu Lepang Kuning dan Dedara Pitu
Atiril Atifah: Ayam Jago Panji Laras
Brian Dhwi Frediaty: Legenda Si Gringsing
Kategori Umum
Desri Susilawani: Legenda Bukit Bejungor
Nur Danila: Windu
Lahir Jaka: Gatra
Syaeful Amin: Si Gringsing dan Si Kasur
Kartika Vireza: Asal Usul Sungai Bangkok
Yosan TV Channel: Si Buncir
Apresiasi Inklusif
Detty Herawati (Pendidik): Raja Jambi Penakluk Hantu Pirau
Abidah Nur Zahro (Remaja): Legenda Suro dan Boyo
Wantofal Anugerah Cantik (Remaja): Timun Mas
Telaga Bening Deslaya (Remaja): Dompu Awang
Keisya Aizatul Azzira (Remaja): Timun Mas
(det/faz)











































