Rektor UMY Masuk Jajaran Akademisi Top Dunia Versi ScholarGPS

ADVERTISEMENT

Rektor UMY Masuk Jajaran Akademisi Top Dunia Versi ScholarGPS

Inkana Putri - detikEdu
Kamis, 18 Jun 2026 12:19 WIB
Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc.
Foto: UMY
Jakarta -

Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., mencatatkan capaian akademik internasional. Berdasarkan pemeringkatan ScholarGPS 2025, Prof. Nurmandi menempati peringkat ke-11 dunia pada specialty Government dan peringkat ke-23 dunia pada discipline Political Science.

Melalui laman profil ScholarGPS, Prof. Nurmandi pun tercatat sebagai Highly Ranked Scholar - Prior Five Years dengan posisi #2 pada specialty Indonesia. Prof. Nurmandi juga tercatat sebagai scholar dengan afiliasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta serta memiliki kontribusi keilmuan yang berkaitan dengan kajian Government, Political Science, dan Indonesia sebagai salah satu specialty dalam klasifikasi ScholarGPS.

Dalam daftar Highly Ranked Scholars 2025 pada specialty Government, Prof. Nurmandi pun masuk dalam jajaran akademisi dunia dengan kinerja riset menonjol dalam lima tahun terakhir. Sementara pada daftar Top Scholars 2025 untuk discipline Political Science, Prof. Nurmandi berada pada peringkat ke-23 dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun posisi #2 pada specialty Indonesia menunjukkan pengakuan ScholarGPS terhadap kontribusi akademik Prof. Nurmandi dalam kajian yang berkaitan dengan Indonesia. Dalam konteks ini, 'Indonesia' merujuk pada specialty atau area kajian dalam sistem klasifikasi ScholarGPS.

ADVERTISEMENT

Prof. Nurmandi menyampaikan capaian tersebut bukan hanya pencapaian personal, melainkan juga bagian dari ekosistem akademik yang tumbuh melalui kolaborasi, konsistensi riset, dan kontribusi keilmuan yang berkelanjutan.

"Capaian ini bukan hanya tentang posisi individu dalam sebuah pemeringkatan, tetapi juga tentang bagaimana riset-riset yang lahir dari lingkungan akademik UMY dapat terbaca, diakui, dan berkontribusi dalam percakapan keilmuan global. Bidang Government dan Political Science memiliki peran penting dalam menjawab berbagai tantangan tata kelola, demokrasi, kebijakan publik, serta transformasi pemerintahan di era modern," ujar Prof. Nurmandi dalam keterangan tertulis, Kamis (18/6/2026).

Prof. Nurmandi menilai pengakuan ScholarGPS menjadi dorongan bagi UMY untuk terus memperkuat budaya akademik yang produktif, kolaboratif, dan berdampak. Pasalanya, Perguruan tinggi bertanggung jawab untuk tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga menghadirkan gagasan yang relevan bagi masyarakat dan pembuat kebijakan.

"UMY akan terus mendorong dosen dan peneliti untuk menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memiliki relevansi sosial. Riset di bidang politik dan pemerintahan harus mampu memberi kontribusi terhadap perbaikan tata kelola, penguatan demokrasi, dan penyelesaian persoalan publik," tambahnya.

Capaian Prof. Nurmandi dalam pemeringkatan ScholarGPS 2025 juga memperkuat visibilitas akademik UMY di tingkat global. Capaian ini menjadi indikator akademisi UMY mampu bersaing dalam peta keilmuan internasional, khususnya pada bidang-bidang yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan, demokrasi, kebijakan publik, transformasi pemerintahan, dan kajian Indonesia.

ScholarGPS pun menampilkan pemeringkatan akademisi berdasarkan bidang, disiplin, dan specialty tertentu. Dalam konteks ini, capaian Prof. Nurmandi tercatat pada beberapa kategori yang saling berkaitan, yaitu Government sebagai specialty, Political Science sebagai discipline, serta Indonesia sebagai specialty.

Melalui capaian ini, UMY terus memperkuat ekosistem riset dan publikasi ilmiah dan memperluas jejaring akademik internasional. UMY juga menghadirkan kontribusi keilmuan yang berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kehidupan masyarakat.

(anl/ega)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads