Rangkaian Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 masih berlangsung di berbagai daerah. Dalam pelaksanaannya, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) melihat wilayah Jakarta memiliki inovasi yang tidak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia.
Inovasi itu adalahSPMB Bersama danSPMB Satuan Pendidikan Swasta Penerima Pendanaan Pendidikan. Kedua jalur ini memberi peluang peserta didik yang lolos seleksi untuk mendapatkan biaya pendidikan secara penuh hingga lulus oleh Pemerintah ProvinsiDKI Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, FSGI juga menilai pelaksanaan SPMB Jakarta semakin tertata pada setiap jalur dan jenjang. Meski masih diterima pengaduan, tetapi permasalahan yang diadukan dapat tertangani dengan baik.
"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya terukur dan sungguh-sungguh dalam menyelenggarakan SPMB Jakarta Tahun 2026 untuk jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK secara transparan, akuntabel dan memberikan kesempatan yang adil bagi calon murid untuk memperoleh pendidikan di satuan pendidikan negeri maupun satuan pendidikan swasta," ungkap FSGI dalam keterangan resminya dikutip Senin (22/6/2026).
FSGI Tidak Menemukan Kendala di Sistem SPMB Jakarta
FSGI tidak menemukan adanya kendala sistem maupun aplikasi pada SPMB Jakarta 2026. Menurut pihaknya, hal ini karena Dinas Pendidikan Jakarta telah melakukan strategi berupa:
1. Mengatur waktu pendaftaran secara bertahap berdasarkan jenjang pendidikan dan jalur pendaftaran
2. Membuka posko-posko SPMB dan portal pengaduan yang mudah diakses
3. Posko di level kota/kabupaten membuka layanan informasi melalui liveTikTok sehingga informasi mudah diakses dari mana saja
Selain itu, posko di wilayah kabupaten/kota juga telah melakukan kolaborasi dengan Suku Dinas Dukcapil terkait sinkronisasi data.
"Hal ini sangat membantu para pendaftar ketika memiliki masalah ketidaksinkronan data kependudukannya karena berbagai sebab, karena terlayani di posko tanpa harus ke kantor Dukcapil," ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Rutin Melakukan Rapat Koordinasi
Kemudian Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta beserta jajarannya disebut rutin melaksanakan rapat koordinasi dengan seluruh posko Sudin pendidikan kota/kabupaten. Rapat ini membahas terkait layanan dan kendala ataupun inovasi yang dilakukan.
Rakor bisa dilaksanakan hingga dua kali dalam sehari, baik sebelum dan sesudah posko dibuka.
"Koordinasi ini membuat setiap permasalahan dapat dibicarakan dan dicari solusinya dengan cepat," tuturnya.
Saat ini, pengumuman SPMB Bersama dan Reguler sudah dilakukan. Namun peserta yang belum mendapatkan kuota masih bisa memantau website resmi SPMB untuk mengetahui kuota terbaru.
(nir/nah)











































