SMA Garuda Baru Konsel Sultra Ditargetkan Beroperasi Juli 2026

ADVERTISEMENT

SMA Garuda Baru Konsel Sultra Ditargetkan Beroperasi Juli 2026

Trisna Wulandari - detikEdu
Jumat, 03 Jul 2026 10:31 WIB
Progres pembangunan SMA Garuda Baru di Konawe Selatan, Sultra.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto (tengah) saat meninjau progres pembangunan SMA Garuda Baru di Konawe Selatan, Sultra. Foto: Dok Kemdiktisaintek
Jakarta -

Pembangunan SMA Unggul Garuda Baru di Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara memasuki tahap akhir. Gedung Sekolah Garuda Baru ini ditargetkan beroperasi pada awal tahun ajaran baru 2026/2027 yang jatuh pada bulan ini.

Dijadwalkan, siswa yang lolos seleksi SMA Garuda Baru angkatan pertama akan dimobilisasi pada 16-19 Juli 2026. Adapun kegiatan belajar mengajar resmi dimulai pada 20 Juli 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menginstruksikan agar proses pembangunan SMA Unggul Garuda Baru di Konawe Selatan selesai tepat waktu dengan tetap mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan siswa saat fasilitas mulai digunakan. Progres fisik pembangunan ditargetkan naik menjadi sekitar 90 persen pada Juli 2026.

"Gedung sekolah menjadi fokus utama penyelesaian karena akan menjadi fasilitas pertama yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Progres pembangunan gedung sekolah telah mencapai sekitar 87,58 persen, dengan target penyelesaian struktural dan fungsional pada Juli 2026 sehingga ruang-ruang kelas dapat segera dimanfaatkan," kata Brian, dikutip dari laman Kemdiktisaintek, Kamis (2/7/2026).

ADVERTISEMENT

Mengantisipasi adanya pekerjaan konstruksi yang masih berjalan saat kegiatan belajar dimulai, pihak sekolah juga menyiapkan skema pengamanan kawasan. Salah satunya yakni dengan memisahkan area pekerjaan menggunakan pembatas dan jalur akses khusus selama masa transisi penyelesaian pembangunan, agar warga sekolah tetap aman dan selamat selama berkegiatan.

Dalam peninjauan ke Konawe Selatan, Brian juga memastikan pembangunan fasilitas pendukung yang berjalan beriringan dengan gedung utama, seperti kantin dan dapur, serta asrama siswa dan rumah dinas guru.

Dikutip dari laman Kemdiktisaintek, SMA Unggul Garuda dirancang sebagai sekolahg berasrama yang memiliki fasilitas penunjang pendidikan modern, seperti laboratorium, perpustakaan, asrama siswa, hunian guru, gedung serbaguna, sarana olahraga, hingga utilitas pendukung kawasan sekolah.

Siswa SMA Garuda Bulungan "Dititip" ke Konsel

Sebanyak 307 siswa akan tersebar di empat SMA Garuda Baru sebagai siswa angkatan pertama. Selain SMA Unggul Garuda Baru Sultra, siswa akan bersekolah di SMA Unggul Garuda Baru Belitung Timur, Bangka Belitung (Babel), SMA Unggul Garuda Baru Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), dan SMA Unggul Garuda Baru Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana menyampaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan mobilisasi peserta didik ke lokasi sekolah akan dilaksanakan pada 16-19 Juli 2026 dengan kegiatan belajar mengajar secara resmi akan dimulai pada 20 Juli 2026.

"Khusus untuk Sekolah Unggul Garuda Bulungan, peserta didik akan menjalani satu semester pertama di Sekolah Unggul Konawe Selatan sambil menunggu penyelesaian pembangunan di lokasi definitif," ujar Kurnia di Gedung Bakom RI, Jakarta, Rabu pekan lalu.




(twu/pal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads