Kemenhaj Tekan Biaya Makan Jemaah Haji 2026, Jadi Rp 162 Ribu Perhari

Kemenhaj Tekan Biaya Makan Jemaah Haji 2026, Jadi Rp 162 Ribu Perhari

Hanif Hawari - detikHikmah
Selasa, 20 Jan 2026 20:52 WIB
Kemenhaj Tekan Biaya Makan Jemaah Haji 2026, Jadi Rp 162 Ribu Perhari
Wakil Menteri Haji (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Devi Setya/BeritaKlik)
Jakarta -

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, mengupdate biaya makan jamaah haji 2026 perkepala. Bukan 40 SAR, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) berhasil menekan angka konsumsi perjamaah menjadi 36 SAR setiap harinya.

"Update terbaru berdasarkan laporan tim pengadaan konsumsi hari ini menyampaikan bahwa konsumsi berhasil ditekan yang saat ini jadi 36 SAR," kata Wamenhaj Dahnil kepada BeritaKlik, Selasa (20/1/2026).

Biaya ini lebih rendah dari tahun sebelumnya yang mencapai 40 SAR. Jika dikonversi ke rupiah, maka alokasi biaya makan perjamaah 36 SAR setara dengan Rp 162.664 (asumsi kurs SAR 1 = Rp 4.518).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan skema 10 SAR untuk makan pagi, 13 SAR makan siang, dan 13 SAR makan malam," lanjut Wamenhaj Dahnil.

Ini adalah salah satu keberhasilan Kemenhaj dalam menekan angka biaya haji. Mereka berhasil menekan 4 SAR namun tanpa mengurangi kualitasnya sedikit pun.

ADVERTISEMENT

"Bahkan komitmen lebih baik," tuturnya.

Selain konsumsi, Wamenhaj juga akan membuka data biaya akomodasi dan standar hotel kepada publik. Hal ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem haji yang transparan dan akuntabel.

"Jamaah juga harus tahu, sehingga mereka paham haknya, paham juga kewajibannya. Oleh sebab itu, kita ingin semua pihak terlibat supaya saling kontrol satu dengan lainnya," kata Dahnil, Senin (19/1/2026).




(hnh/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads