Ayat Al-Qur'an tentang Syukur yang Cocok untuk Momentum HUT RI ke-81

Ayat Al-Qur'an tentang Syukur yang Cocok untuk Momentum HUT RI ke-81

Indah Fitrah Yani - detikHikmah
Sabtu, 08 Agu 2026 07:00 WIB
Ilustrasi mengaji ayat Alquran. Al-quran.
Ilustrasi Alquran. Foto: Freepik
Jakarta -

Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi waktu untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus mensyukuri nikmat kemerdekaan yang masih dirasakan hingga kini. Dalam Islam, syukur tidak hanya diucapkan dengan lisan, tetapi juga diwujudkan dengan berbuat baik dan memanfaatkan setiap nikmat untuk kemaslahatan.

Dalam Syarah Riyadhus Shalihin Imam Nawawi Jilid III, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin menjelaskan sebuah hadits dari Aisyah RA tentang teladan Rasulullah SAW dalam bersyukur kepada Allah SWT.

Aisyah RA menceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW bangun pada malam hari untuk melaksanakan salat tahajud dengan sangat lama hingga kedua telapak kaki beliau membengkak. Melihat hal itu, Aisyah RA bertanya mengapa Rasulullah SAW tetap beribadah sedemikian sungguh-sungguh, padahal Allah telah mengampuni dosa-dosa beliau yang telah lalu maupun yang akan datang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rasulullah SAW kemudian menjawab:

"Tidakkah sudah selayaknya aku menjadi hamba yang selalu bersyukur." (HR. Bukhari dan Muslim)

ADVERTISEMENT

Hadits ini mengajarkan bahwa rasa syukur tercermin melalui ibadah dan amal saleh. Semakin besar nikmat yang diterima, semakin besar pula dorongan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Selain melalui hadits, Al-Qur'an juga memuat banyak ayat yang menjelaskan keutamaan bersyukur. Beberapa di antaranya dapat menjadi renungan pada momentum HUT RI ke-81.

Ayat Al-Qur'an tentang Syukur untuk Momentum HUT RI ke-81

Berikut beberapa ayat Al-Qur'an tentang syukur yang cocok direnungkan pada momentum HUT RI ke-81.

1. Surah Ibrahim Ayat 7: Allah Menjanjikan Tambahan Nikmat

Allah SWT menjanjikan tambahan nikmat bagi hamba yang bersyukur. Sebaliknya, mengingkari nikmat dapat mendatangkan azab yang pedih.

وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

Wa iż ta'ażżana rabbukum la'in syakartum la'azīdannakum wa la'in kafartum inna 'ażābī lasyadīd(un).

Artinya: (Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras."

Ayat ini mengajarkan bahwa syukur menjadi sebab bertambahnya karunia Allah SWT. Dalam peringatan HUT RI, kemerdekaan merupakan nikmat yang patut disyukuri dan dijaga bersama.

2. Surah Al-Baqarah Ayat 152: Syukur dan Mengingat Allah

Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa mengingat-Nya dan bersyukur atas segala karunia yang diberikan.

فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ ࣖ

Fażkurūnī ażkurkum wasykurū lī wa lā takfurūn(i).

Artinya: Maka, ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.

3. An-Nahl Ayat 18: Nikmat Allah Tak Terhitung

Allah SWT menjelaskan bahwa nikmat yang diberikan kepada manusia sangat banyak hingga tidak mungkin dihitung satu per satu.

وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَةَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا ۗاِنَّ اللّٰهَ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Wa in ta'uddū ni'matallāhi lā tuḥṣūhā, innallāha lagafūrur raḥīm(un).

Artinya: Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

4. Surah Al-Qasas Ayat 73: Bersyukur atas Siang dan Malam

Allah SWT menciptakan malam untuk beristirahat dan siang untuk mencari karunia-Nya agar manusia bersyukur.

وَمِنْ رَّحْمَتِهٖ جَعَلَ لَكُمُ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ لِتَسْكُنُوْا فِيْهِ وَلِتَبْتَغُوْا مِنْ فَضْلِهٖ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Wa mir raḥmatihī ja'ala lakumul-laila wan-nahāra litaskunū fīhi wa litabtagū min faḍlihī wa la'allakum tasykurūn(a).

Artinya: Berkat rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang agar kamu beristirahat pada malam hari, agar kamu mencari sebagian karunia-Nya (pada siang hari), dan agar kamu bersyukur kepada-Nya.

5. Surah Luqman Ayat 12: Manfaat Syukur Kembali kepada Diri Sendiri

وَلَقَدْ اٰتَيْنَا لُقْمٰنَ الْحِكْمَةَ اَنِ اشْكُرْ لِلّٰهِ ۗوَمَنْ يَّشْكُرْ فَاِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهٖۚ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ

Wa laqad ātainā luqmānal-ḥikmata anisykur lillāh(i), wa may yasykur fa'innamā yasykuru linafsih(ī), wa man kafara fa'innallāha ganiyyun ḥamīd(un).

Artinya: Sungguh, Kami benar-benar telah memberikan hikmah kepada Luqman, yaitu, "Bersyukurlah kepada Allah! Siapa yang bersyukur, sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri. Siapa yang kufur (tidak bersyukur), sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji."

Hikmah Syukur pada Momentum HUT RI

Peringatan HUT RI menjadi kesempatan untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus menyadari besarnya nikmat Allah SWT berupa kemerdekaan, keamanan, persatuan, dan kebebasan beribadah.

Meneladani Rasulullah SAW yang senantiasa bersyukur melalui ibadah, umat Islam dapat mengisi kemerdekaan dengan menjaga persatuan, beramal saleh, dan memberi manfaat bagi masyarakat.



(inf/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads