Kotor Bekas Bazar, Alun-alun Cimahi 'Disulap' Bersih untuk Salat Id

Kotor Bekas Bazar, Alun-alun Cimahi 'Disulap' Bersih untuk Salat Id

Whisnu Pradana - detikJabar
Jumat, 20 Mar 2026 15:00 WIB
Proses pembersihan kawasan Alun-alun Cimahi Jelang Salat Idulfitri
Proses pembersihan kawasan Alun-alun Cimahi Jelang Salat Idulfitri (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar)
Cimahi -

Orang-orang sibuk menyikat permukaan jalan dari batu andesit di kawasan Alun-alun Cimahi. Sebagian lain bekerjasama membersihkan sampah yang berserakan ditinggal begitu saja selepas bazar Ramadan.

Kawasan Alun-alun Cimahi semrawut menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Padahal Sabtu (21/3/2026), akan menjadi pusat penyelenggaraan Salat Id. Seketika semua orang sibuk bebersih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikomandoi Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, petugas Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, hingga pemadam kebakaran dikerahkan. Tugasnya hanya satu, membuat kawasan Alun-alun Cimahi kembali bersih berseri.

"Jadi banyak sisa-sisa sampah bekas bazar Ramadan di sini. Hari ini kita bersihkan karena besok mau dipakai sebagai tempat Salat Idulfitri," kata Adhitia saat ditemui, Jumat (20/3/2026).

ADVERTISEMENT

Permukaan jalan disikat karena kotor oleh tumpahan minyak. Belum lagi bekas makanan dan bungkusnya yang dibuang sembarangan. Jika tidak, maka kotoran yang menempel akan merusak estetika.

"Kita menyambut hari yang fitri ini dengan sebaik mungkin, kita korve, supaya semuanya bersih dan nyaman. Sudah clean and clear, siap digunakan besok," kata Adhitia.

Adhitia menyebut ribuan orang bakal mengikuti jalannya Salat Idulfitri di kawasan Alun-alun Cimahi. Seperti tahun-tahun sebelumnya, mulai pukul 06.00 WIB biasanya jemaah sudah mulai berdatangan seperti.

"Ribuan pastinya ya, karena kan kita pusatkan di sini selain tentunya kegiatan Salat Idulfitri di setiap lapangan dan masjid di kawasan permukiman. Alhamdulillah hari ini juga sudah ada saudara kita dari Muhammadiyah yang melaksanakan Salat Idulfitri. Mari kita sikapi sebagai rasa saling menghargai dan menghormati perbedaan kita mengenai penentuan hari raya Idulfitri," kata Adhitia.

Sebagai bentuk kepedulian pemerintah pada penyandang disabilitas, khutbah Salat Idulfitri besok akan melibatkan juru bahasa isyarat. Nantinya penyandang tuna rungu yang hadir tak hanya sekadar duduk mengikuti salat semata.

"Dan besok juga di Masjid Agung Cimahi ini kita menyelenggarakan salat Idulfitri inklusif pertama ya, karena akan dihadirkan juga juru bahasa isyarat. Jadi nanti yang ceramah akan diterjemahkan ke dalam bahasa isyarat untuk teman-teman kita yang menyandang disabilitas," ujar Adhitia.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads