Pilu ART di Tasikmalaya Dianiaya Mantan Majikan di Depan Ibunya

Pilu ART di Tasikmalaya Dianiaya Mantan Majikan di Depan Ibunya

Deden Rahadian - detikJabar
Senin, 08 Jun 2026 16:36 WIB
Ilustrasi pengeroyokan, ilustrasi penganiayaan, audrey
Ilustrasi (Foto: Ilustrasi: Fuad Hashim).
Tasikmalaya -

Video penganiayaan seorang asisten rumah tangga (ART) oleh keluarga mantan majikannya viral di media sosial. Sejumlah video diunggah akun Instagram @mpuspa26 beberapa hari terakhir.

Perempuan muda yang juga ART berinisial YR (22), dituduh mencuri uang Rp 900 ribu dan tiga pasang sepatu. Dia menjadi korban penganiayaan mulai dipersekusi, dipukul, dijambak, hingga dilempar di depan ibu kandungnya sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa itu terjadi Januari lalu di kawasan Panglayungan, Kota Tasikmalaya. Rekaman aksi persekusi diunggah akun @mpuspa26 dan langsung memicu kecaman publik.

"Piks penganiayaan, kedeng deui klarifikasi," tulis akun masterbugBandung.

ADVERTISEMENT

"Gak kebayang si ibu sakitnya gimana liat anaknya diintimidasi di depan mata," tulis ommunthe.

Dalam video yang beredar, terdengar pelaku memarahi korban dengan kata-kata kasar. Korban juga disalahkan atas insiden cucu majikan yang mengalami patah kaki.

Aksi kekerasan dilakukan saat korban sudah memutuskan berhenti bekerja dan disebut sudah menyelesaikan urusan pembayaran kepada majikan.

"Saya dituduh nyuri uang 900 dan tiga sepatu. Saya sudah keluar karena saya tidak betah. Uang sudah dibayar majikan saya yang baru," ujar YR dalam pernyataannya yang beredar luas.

YR diketahui merupakan warga Kabupaten Tasikmalaya. Video tersebut mengundang keprihatinan banyak pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya.

Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi meminta kasus ini dikawal hingga tuntas. Ia menegaskan kekerasan bukan cara menyelesaikan masalah.

"Jadi kan kekerasan bukan solusi. Saya prihatin itu warga kami," tegas Asep Sopari kepada detikJabar, Senin (8/6).

Asep meminta agar semua pihak mengedepankan tindakan santun, bukan adegan kekerasan. Dia juga menyebut akan menurunkan tim untuk menggali informasi terkait kasus penganiayaan ini.

"Jangan mentang punya kedudukan kemudian kita seenaknya kepada orang lain. Saya turunkan tim untuk gali lebih dalam kasus ini," pungkas Asep Sopari.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Suami di Tasik Aniaya Istri gegara Cemburu Korban Kerap Main TikTok"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads