Keresahan kembali menyelimuti warga di sekitar aliran Sungai Cimandiri, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Seekor buaya berukuran besar menampakkan diri dan memicu kekhawatiran masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di sekitar sungai.
Kemunculan predator yang diperkirakan memiliki panjang sekitar empat meter itu bukan lagi hal baru bagi warga. Namun, setiap kali muncul ke permukaan, rasa waswas selalu menghantui, terutama bagi para pemancing, pencari ikan, hingga warga yang tinggal di dekat bantaran sungai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Buaya tersebut terlihat di aliran Sungai Cimandiri, tepatnya di belakang pabrik es di Desa Jayanti. Lokasi itu berada tidak jauh dari area peternakan yang kerap menjadi titik kemunculan satwa liar tersebut.
Udon, warga setempat, mengatakan penampakan buaya sering membuat warga geger karena hewan itu kerap berpindah-pindah di sekitar kawasan peternakan. Keberadaannya dinilai cukup mengkhawatirkan karena muncul di area yang dekat dengan aktivitas masyarakat.
"Kejadiannya kemarin, kadang di dekat peternakan ayam, kadang di peternakan sapi di bawah dia diamnya. Penampakan ini memang sering bikin heboh warga," ungkap Udon menceritakan posisi buaya tersebut kepada detikJabar, Senin (15/6/2026).
Kekhawatiran warga semakin bertambah karena jumlah buaya yang muncul diduga lebih dari satu ekor. Dari pengamatan masyarakat selama ini, ukuran buaya yang terlihat berbeda-beda sehingga memunculkan dugaan bahwa satwa tersebut telah berkembang biak di kawasan sungai itu.
"Kemungkinan besar buaya di sungai itu beranak. Kalau dilihat dari ukurannya yang beda-beda saat muncul, kemungkinan jumlahnya lebih dari empat ekor yang ada di sekitar sini," tambah Udon mempertegas kekhawatiran warga.
Keresahan warga semakin terasa setelah video penampakan buaya itu beredar luas. Rekaman yang diambil dari tepi sungai memperlihatkan seekor buaya berenang tenang di permukaan air berwarna kecokelatan.
"Tah (nah), penampakan buaya di Sungai Cimandiri. Hati-hati yang suka mancing, yang suka jala ikan di Cimandiri. Nah, buaya muncul lagi nih di belakang pabrik es, Caringin, Jayanti. Hati-hati yang suka beraktivitas di Sungai Cimandiri," ucap si perekam video memperlihatkan buaya yang berenang tenang di permukaan air kecokelatan.
Bagi warga sekitar, keberadaan buaya di Sungai Cimandiri sebenarnya sudah lama diketahui. Meski begitu, kemunculannya yang terus berulang membuat masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan.
Nanan, warga Kampung Mariuk, mengingatkan agar masyarakat tidak lengah saat beraktivitas di sekitar sungai. Menurutnya, risiko yang ditimbulkan cukup besar jika warga mengabaikan keberadaan predator tersebut.
"Buaya di aliran sungai itu memang ada dan warga di sini sudah tahu. Makanya, saya sangat mengimbau warga, terutama yang sering beraktivitas di aliran sungai untuk ekstra waspada. Termasuk juga para pemancing atau yang cari ikan, jangan sampai lengah," tegas Nanan.
Aliran Sungai Cimandiri sendiri memang dikenal sebagai salah satu habitat alami buaya muara (Crocodylus porosus) di wilayah selatan Sukabumi. Satwa tersebut kerap terlihat berjemur di bantaran sungai atau muncul ke permukaan saat kondisi debit air berubah.
Karena itu, berbagai pihak terus mengingatkan masyarakat untuk menjaga jarak aman dari sungai dan tidak mengganggu habitat buaya. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya konflik yang dapat membahayakan, baik bagi manusia maupun satwa liar tersebut.
