Era baru transportasi di Kota Bandung dimulai. Terminal Cicaheum resmi menghentikan seluruh layanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) mulai Jumat (26/6/2026). Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung kini mengalihkan seluruh operasional rute tersebut ke Terminal Leuwipanjang.
Informasi penting ini diumumkan secara resmi melalui akun Instagram @bdg.dishub pada Kamis (25/6/2026). Masyarakat diminta bersiap dengan perubahan titik keberangkatan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan titik keberangkatan dan tujuan perjalanan agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan lancar," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Pihak Dishub juga mengingatkan para calon penumpang untuk lebih teliti memeriksa jadwal agar tidak tertinggal bus di lokasi yang baru.
"Pastikan datang lebih awal dan periksa kembali jadwal keberangkatan bus Anda. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya," tambah takarir dalam postingan @bdg.dishub.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bandung, Rasdian, mengonfirmasi langsung kabar tersebut. Ia memastikan bahwa mulai besok, aktivitas bus di Cicaheum akan ditiadakan.
"Iya," ujar Rasdian singkat saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Meski operasional bus berhenti, Rasdian menyebutkan para pedagang yang selama ini mencari nafkah di Terminal Cicaheum masih diizinkan untuk berjualan. Hal ini dikarenakan proses kompensasi yang belum rampung.
"Pedagang masih boleh jualan karena belum diberi kompensasi," ujarnya.
Terkait masalah kompensasi, hal tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Rasdian menjelaskan saat ini skema tersebut masih dalam tahap penggodaan serius.
"Pembahasannya masih ada yang perlu diselesaikan dulu, ada yang dihitung oleh konsultan, draft sudah dibuat," tambahnya.
Lantas, bagaimana jika masih ada bus yang nekat masuk ke Terminal Cicaheum hari ini? Rasdian menegaskan pihaknya tidak akan segan untuk mengambil tindakan tegas berupa pengalihan rute secara paksa.
"Suruh balik kanan, sudah tidak boleh," pungkasnya.
(orb/orb)
