Pencarian terhadap Fadlan Alparizi (5), bocah laki-laki yang dilaporkan hilang di bantaran Kali Cicatih, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia pada Sabtu (4/7) siang.
Korban sebelumnya dinyatakan hilang pada Jumat (3/7) sekitar pukul 11.45 WIB, setelah bermain bersama teman-temannya di Kampung Babakan Gobang, RT 01/05, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar. Jasad korban ditemukan sejauh 500 meter dari titik awal kejadian setelah operasi penyisiran intensif.
"Pencarian dilakukan dengan membagi beberapa SRU menggunakan metode penyisiran darat, pemantauan udara menggunakan drone, serta deteksi bawah permukaan air menggunakan Aqua Eye agar proses pencarian dapat dilakukan secara optimal," ujar Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, dalam keterangan tertulis yang diterima detikJabar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pelaksanaannya, tim penyelamat membagi personel menjadi tiga regu atau Search and Rescue Unit (SRU). Tim pertama fokus mendeteksi bawah permukaan air dalam radius 100 meter. Tim kedua menelusuri jalur darat di sepanjang bantaran sungai hingga dua kilometer, sementara pemantauan udara sejauh 300 meter dikendalikan tim ketiga menggunakan pesawat nirawak.
Titik terang muncul pada pukul 13.32 WIB. Saat itu, petugas gabungan menerima laporan dari seorang pemancing yang melihat tubuh mengambang di aliran sungai.
Mendapat laporan tersebut, tim segera menuju lokasi dan mengevakuasi jasad korban yang ditemukan dalam posisi tertelungkup.
Jenazah korban kemudian langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Berdasarkan keterangan dua teman korban, sebelum dinyatakan hilang, Fadlan sempat terlihat berlari ke arah belakang sebuah musala tempat mereka bermain. Area di belakang tempat ibadah tersebut berbatasan langsung dengan aliran Kali Cicatih.
Sejak saat itu, korban tak kunjung pulang. Pihak keluarga bersama warga sempat berupaya melakukan pencarian mandiri, namun korban tidak ditemukan hingga kejadian ini dilaporkan ke Basarnas.
(sya/mso)
