Bagi pencinta kopi dan kuliner tradisional Sunda, Saung Kopi Hawwu di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dapat menjadi salah satu destinasi yang layak dikunjungi. Tempat ini menawarkan pengalaman bersantap dengan suasana khas Tatar Sunda yang dipadukan dengan metode pengolahan makanan dan minuman secara tradisional.
Setibanya di lokasi, pengunjung akan disambut deretan bangunan bergaya rumah panggung Sunda yang didominasi material kayu, dengan atap genteng dan jerami. Nuansa tradisional semakin terasa melalui berbagai koleksi benda antik yang menghiasi sejumlah sudut ruangan, mulai dari televisi lawas, gantungan kayu, hingga lukisan bernuansa klasik.
Di area depan, tersedia etalase yang menjual beragam cendera mata dan produk lokal, seperti batu akik, gelang, sandal, cincin, hingga aneka jajanan tradisional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memasuki bagian dalam, pengunjung akan menemukan jembatan kecil yang membentang di atas kolam buatan berisi ikan hias dan tanaman air. Tak jauh dari area tersebut terdapat Ruang Hedjo, sebuah ruang bergaya greenhouse yang berada pada ketinggian sekitar 662 meter di atas permukaan laut (mdpl). Area ini menjadi salah satu lokasi favorit pengunjung untuk menikmati hidangan sambil merasakan udara sejuk dan suasana yang dipenuhi tanaman hijau.
Supervisor Saung Kopi Hawwu, Firdaus, mengatakan keunikan utama tempat tersebut terletak pada proses pengolahan makanan dan minuman yang masih mempertahankan cara tradisional. Hampir seluruh proses memasak dilakukan menggunakan hawu atau tungku berbahan tanah liat dengan kayu bakar sebagai sumber panas.
Menurut Firdaus, penggunaan hawu menjadi identitas sekaligus filosofi yang melatarbelakangi penamaan Saung Kopi Hawwu.
"Kami masih mempertahankan cara memasak dan penyajian tradisional. Khusus untuk kopi, air dipanaskan menggunakan hawu atau tungku, bukan kompor gas maupun pemanas modern. Cara ini memberikan aroma khas yang berbeda pada racikan kopi," ujar Firdaus.
Saung Kopi Hawwu Kuningan Foto: Fahmi Labibinajib/detikJabar |
Ia menjelaskan, penggunaan tungku kayu bakar mampu mempertahankan karakter rasa dan aroma kopi, terutama untuk kopi robusta yang menjadi andalan kedai tersebut.
Tak hanya menyajikan kopi tubruk robusta, Saung Kopi Hawwu juga menawarkan beragam menu khas Sunda. Konsep prasmanan diterapkan untuk sejumlah hidangan rumahan yang menjadi favorit pengunjung.
Beberapa menu unggulan yang tersedia antara lain tumis daun pepaya, tumis kecombrang atau honje, aneka olahan ayam, serta berbagai jenis ikan lokal seperti mujair dan gurame yang banyak disajikan dalam bentuk pepes. Selain itu, tersedia pula beragam kudapan tradisional, seperti bala-bala dan cireng.
Untuk harga, menu yang ditawarkan cukup beragam dan relatif terjangkau. Pengunjung dapat menikmati sajian mulai dari Rp8.000, sementara menu paket tertentu, seperti satu ekor ayam, dibanderol hingga Rp120.000.
Salah seorang pengunjung, Azam, mengaku tertarik dengan konsep tradisional yang diusung Saung Kopi Hawwu. Menurutnya, suasana yang nyaman dan cita rasa masakan menjadi alasan utama tempat tersebut banyak diminati.
Saung Kopi Hawwu Kuningan Foto: Fahmi Labibinajib/detikJabar |
"Konsepnya benar-benar khas Sunda. Suasananya sangat tradisional dan nyaman. Saya juga suka olahan ikannya, rasanya khas dan berbeda," kata Azam.
Bagi yang ingin berkunjung, Saung Kopi Hawwu berlokasi di Jalan Adipati, Kelurahan Cirendang, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Tempat ini beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 20.00 WIB.
Dengan perpaduan suasana tradisional, sajian kuliner khas Sunda, serta proses pengolahan yang masih menggunakan tungku kayu bakar, Saung Kopi Hawwu menawarkan pengalaman bersantap yang berbeda di tengah perkembangan kafe modern saat ini.
(dir/dir)


