Persib Bakal Boyong Pemain Muda hingga Senior ke PSGC Ciamis

Persib Bakal Boyong Pemain Muda hingga Senior ke PSGC Ciamis

Dadang Hermansyah - detikJabar
Kamis, 02 Jul 2026 04:30 WIB
Ilustrasi logo PSGC Ciamis.
Ilustrasi logo PSGC Ciamis. (Foto: ChatGPT)
Ciamis -

Persib Bandung resmi menjadikan PSGC Ciamis sebagai tim satelit. Ke depan, Persib berencana memboyong sejumlah pemain muda hingga pemain senior untuk memperkuat skuad Laskar Singacala dalam mengarungi Liga 2.

Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan bahwa proses pengiriman pemain saat ini masih dalam tahap penjajakan. Ia membenarkan ada tiga pemain nasional yang diproyeksikan bergabung ke PSGC Ciamis, namun jumlahnya tidak berhenti di situ.

"Betul, memang sedang dalam penjajakan. Tidak hanya tiga pemain nasional, beberapa pemain senior juga akan kami kirim ke Ciamis. Kami yakin pemain muda membutuhkan dukungan pemain senior. Kalau hanya pemain muda saja, tentu proses pembinaannya tidak akan maksimal," ujar Adhitia di Ciamis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, konsep tim satelit yang dibangun Persib bertujuan memadukan pemain muda potensial dengan pemain senior agar tercipta proses pembelajaran di dalam tim.

"PSGC Ciamis akan menjadi tim satelit Persib yang diisi gabungan pemain muda potensial dan pemain senior. Harapannya terjadi simbiosis mutualisme, pemain senior menjadi mentor, sementara pemain muda mendapatkan pengalaman dan berkembang lebih cepat," katanya.

ADVERTISEMENT

Adhitia menilai menit bermain menjadi faktor penting dalam perkembangan pemain muda. Karena itu, PSGC Ciamis diproyeksikan menjadi wadah bagi pemain-pemain potensial Persib yang belum mendapat kesempatan reguler di tim utama.

"Menit bermain itu sangat penting. Kami berharap PSGC Ciamis menjadi tempat bagi pemain-pemain potensial Persib untuk mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak sehingga proses perkembangan mereka berjalan dengan baik," ucapnya.

Ia kemudian mencontohkan salah satu pemain muda Persib, Nazril Alfaro, yang dinilai memiliki potensi besar.

"Contohnya Nazril Alfaro. Dia salah satu pemain paling potensial yang kami miliki dan merupakan pemain Timnas U-20. Cara bermain dan kepercayaan dirinya sudah seperti pemain yang berpengalaman. Tetapi pertanyaannya, apakah dia sudah benar-benar siap bermain di tim utama dan menghadapi kompetisi level Asia? Kalau pemain muda dipaksakan sebelum waktunya, mereka bisa kehilangan perkembangan. Karena itu prosesnya harus bertahap," jelasnya.

Adhitia mengatakan bukan tidak mungkin Nazril akan menjalani satu musim bersama PSGC Ciamis agar memperoleh jam terbang lebih banyak.

"Bisa saja Nazril bermain penuh lebih dulu di Ciamis supaya mentalitasnya terbentuk, menit bermainnya cukup, dan perkembangannya berjalan sesuai tahapan," katanya.

Selain mengirim pemain Persib, kerja sama tersebut juga membuka peluang besar bagi talenta lokal Ciamis. Persib berkomitmen membangun akademi sebagai pintu masuk pembinaan pemain usia muda.

"Akademi akan kami bangun di Ciamis. Itu menjadi pintu masuk pemain-pemain lokal untuk dibina dan dididik menjadi pemain profesional. Harapannya nanti mereka bisa naik memperkuat PSGC Ciamis bahkan berkembang lebih jauh," ujar Adhitia.

Sambil menunggu akademi berjalan, Persib memastikan pemain lokal tetap mendapat kesempatan memperkuat PSGC di Liga 2. Namun, mereka harus memenuhi standar yang ditetapkan tim pelatih.

"Kami sudah berkomitmen dengan Pak Bupati bahwa pemain lokal Ciamis akan mendapatkan prioritas bermain. Tetapi tentu harus memenuhi standar yang dibutuhkan untuk berkompetisi di Liga 2," tegasnya.

Menurut Adhitia, komitmen tersebut juga sejalan dengan regulasi Liga 2 yang mewajibkan setiap klub mendaftarkan delapan pemain berusia di bawah 21 tahun (U-21) dalam daftar skuad.

"Regulasi Liga 2 mengharuskan setiap tim mendaftarkan delapan pemain U-21. Dua di antaranya wajib bermain penuh selama 90 menit setiap pertandingan. Sebagian dari pemain tersebut juga harus berstatus home ground player atau berasal dari daerah klub," katanya.

Karena itu, setelah jajaran pelatih terbentuk, Persib bersama PSGC akan menggelar seleksi terhadap para pemain lokal yang dinilai memiliki potensi.

"Setelah tim pelatih terbentuk, kami akan melakukan trial dan seleksi. Sudah ada tiga sampai empat pemain potensial dari Liga 3 yang masuk dalam catatan kami. Mereka akan kami panggil dan kami evaluasi. Komitmen kami jelas, memaksimalkan pemain lokal yang memenuhi standar kompetisi sekaligus menjalankan regulasi Liga 2 mengenai home ground player," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2
(orb/orb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads