Analisis Toni Kroos Setelah Jerman Gugur di Piala Dunia 2026

Analisis Toni Kroos Setelah Jerman Gugur di Piala Dunia 2026

Tim detikSport - detikJabar
Kamis, 02 Jul 2026 10:30 WIB
FOXBOROUGH, MASSACHUSETTS - JUNE 29: Joshua Kimmich, Waldemar Anton, Nathaniel Brown, Malick Thiaw, Leon Goretzka, Nick Woltemade, Nadiem Amiri and Kai Havertz of Germany look dejected during the penalty shoot out of the FIFA World Cup 2026 Round Of 32 match between Germany and Paraguay at Boston Stadium on June 29, 2026 in Foxborough, Massachusetts. (Photo by Richard Sellers/Sportsphoto/Allstar via Getty Images)
Timnas Jerman (Foto: Getty Images/Richard Sellers/Allstar)
Bandung -

Detik-detik tersingkirnya Jerman dari Piala Dunia 2026 masih menjadi perbincangan. Kekalahan dramatis dari Paraguay tak hanya mengakhiri langkah Die Mannschaft lebih cepat, tetapi juga memunculkan evaluasi tajam dari salah satu legenda sepak bola mereka, Toni Kroos.

Dilansir detikSport, mantan gelandang Real Madrid itu menilai kegagalan Jerman bukan semata karena hasil adu penalti. Menurutnya, skuad asuhan Julian Nagelsmann saat ini belum memiliki sosok pemain kelas dunia yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan-pertandingan besar.

Jerman harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 setelah kalah 3-4 melalui adu penalti dari Paraguay di Boston Stadium, Selasa (30/6/2026). Hasil tersebut membuat Nationalelf tersingkir sejak babak 32 besar, sebuah capaian yang jauh dari ekspektasi publik sepak bola Jerman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertandingan berlangsung sengit selama 120 menit. Paraguay membuka keunggulan lebih dulu lewat Julio Enciso pada menit ke-42 sebelum Kai Havertz menyamakan skor pada menit ke-54 sehingga laga berakhir 1-1 hingga perpanjangan waktu usai.

ADVERTISEMENT

Pemenang akhirnya ditentukan melalui adu penalti. Dari lima penendang pertama, Jerman gagal memaksimalkan peluang setelah Kai Havertz dan Nick Woltemade tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Di kubu Paraguay, Antonio Sanabria dan Fabian Balbuena juga gagal mencetak gol.

Drama berlanjut hingga babak sudden death. Jonatan Tah yang menjadi penendang keenam Jerman gagal menaklukkan kiper Paraguay. Kesempatan itu dimanfaatkan Jose Canale yang sukses menjalankan eksekusi penalti untuk memastikan Paraguay melaju ke babak berikutnya.

Tak lama setelah pertandingan berakhir, Toni Kroos menyampaikan pandangannya mengenai kondisi tim nasional Jerman. Melalui unggahan di akun TikTok pribadinya, eks gelandang berusia 36 tahun tersebut menilai kualitas individu para pemain menjadi persoalan utama.

"Saat ini kami tidak memiliki satu pun pemain kelas dunia. Kami memiliki pemain dengan potensi kelas dunia, tetapi itu tidak berarti mereka kelas dunia. Pemain kelas dunia adalah mereka yang menentukan semua pertandingan Piala Dunia saat ini," ujar Kroos dalam TikToknya.

Menurut Kroos, pemain-pemain Jerman memang memiliki prospek cerah. Namun, mereka belum mencapai level yang mampu mengubah jalannya pertandingan ketika tim menghadapi tekanan di turnamen sebesar Piala Dunia.

Ia juga menyoroti daftar pencetak gol sepanjang turnamen yang dinilainya menjadi salah satu tolok ukur kualitas seorang pemain kelas dunia. Kroos menilai belum ada pemain Jerman yang benar-benar mampu menunjukkan pengaruh besar seperti para bintang dari negara pesaing.

"Mereka adalah yang ada di daftar pencetak gol yang menunjukkan level pemain kelas dunia. Kami tidak memiliki satu pun di sana, kita harus jujur tentang itu," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di detikSport.

(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads