Aksi pencurian puluhan tabung gas elpiji 3 kilogram terjadi di wilayah Semarang Utara, Kota Semarang. Pelaku tepergok warga dan kabur meninggalkan motornya saat dikejar.
Informasi itu viral usai diunggah di media sosial, salah satunya di akun Instagram @portalsemarang. Dalam unggahan itu tampak pelaku sempat tertangkap dan dipukuli massa, tetapi ia kembali kabur.
Dalam video nampak dua orang berboncengan dikejar warga. Mereka sempat jatuh usai menabrak pohon di pinggir jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai jatuh, mereka lalu kabur dan meninggalkan motor itu tergeletak di jalanan. Warga pun nampak mengamankan motor tersebut.
"Pelaku menggasak tabung gas 3kg sebanyak 33pcs dengan diangkut 4x. Sempat tertangkap tapi berhasil kabur. Infonya beberapa hari yg lalu juga membobol truk muatan Frozen food sebanyak 7karton (tapi tak terjangkau Cctv)," tulis akun @portalsemarang, Rabu (21/1/2026).
Nyolong 34 Tabung Gas
Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Semarang Utara AKP Eko membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Ia mengatakan, peristiwa terjadi di sebuah rumah di Jalan Cumi-cumi Raya, Kelurahan Bandarharjo, Minggu (18/1) sekitar pukul 02.30 WIB.
"Benar, pencurian tabung gas elpiji 3 kilogram di wilayah Semarang Utara, milik Painah (71)," kata Eko saat dihubungi detikJateng.
Ia mengatakan, pelaku masuk dengan cara merusak gembok, lalu mengambil puluhan tabung gas elpiji.
"Pelaku mengambil tabung gas ukuran 3 kg sebanyak 34 buah dengan total kerugian sekitar Rp 6 juta," jelasnya.
Menurutnya, tabung gas tersebut diangkut pelaku secara bertahap hingga empat kali angkut. Bahkan, pelaku disebut sempat tertangkap warga sebelum akhirnya berhasil kabur.
"Sekarang masih dalam proses penyelidikan untuk menemukan identifikasi pelakunya. Kalau kronologi di video itu masih dipelajari dulu di lapangan," ujarnya.
Menindaklanjuti laporan, petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pengecekan CCTV, serta pemeriksaan korban dan saksi.
Sementara itu, Lurah Bandarharjo, Sayoko juga membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, pelaku mengambil gas menggunakan motor.
"Itu tidak langsung diambil semuanya, tapi empat kali pengangkutan pakai motor, nggak tahu kalau di ujungnya pakai mobil," ujarnya.
Sementara tetangga korban, Tata (34) mengatakan, korban memang merupakan agen LPG sehingga memiliki banyak stok LPG.
"Itu di gudang LPG, korbannya memang agen LPG. Motornya benar tertinggal, jadi BB (barang bukti) dibawa polisi," ujarnya.
(afn/alg)
