Wisata Guci Tegal Tetap Buka Usai Banjir Bandang, Gratis Sepekan

Wisata Guci Tegal Tetap Buka Usai Banjir Bandang, Gratis Sepekan

Imam Suripto - detikJateng
Senin, 26 Jan 2026 19:29 WIB
Kondisi pancuran Guci Tegal terdapat garis polisi.
Kondisi pancuran Guci Tegal terdapat garis polisi. Foto: Imam Suripto/detikJateng.
Tegal -

Kawasan wisata alam Guci, Kabupaten Tegal, tetap dibuka meski mengalami kerusakan cukup parah usai diterjang banjir bandang Sabtu (25/1) lalu. Bagi pengunjung yang ingin datang, pengelola menggratiskan retribusi selama sepekan.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Tegal, A Uwes Qoroni, mengungkapkan meski kondisi tempat wisata belum diperbaiki, tetapi untuk kunjungan wisatawan masih tetap dilakukan.

Hanya saja, untuk fasilitas air panas sementara belum dapat dinikmati hingga proses penanganan dan pemulihan dinyatakan aman. Wisatawan tetap dapat melakukan aktivitas wisata lain seperti menginap di hotel atau vila, menikmati kuliner, serta berkunjung ke kafe dan area usaha pariwisata yang dinyatakan aman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Wisata air panas ditutup tapi yang mau berkunjung tetap dibolehkan masuk. Silakan masuk menikmati keindahan alam," kata Uwes saat dihubungi, Senin (26/1/2026).

ADVERTISEMENT

Uwes melanjutkan, dengan kondisi saat ini pihaknya akan membebaskan retribusi masuk kawasan wisata. Rencananya, gratis retribusi ini akan diberlakukan selama sepekan ke depan.

"Sementara kita gratiskan sepekan, nanti kita lihat perkembangan lebih lanjut," ujarnya.

Langkah ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dan wisatawan.

"Dengan tetap membolehkan pengunjung, kita harapkan agar UMKM yang berada di kawasan wisata tetap hidup," ucapnya.

Uwes menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Tegal terus berupaya melakukan pemulihan kawasan secara bertahap melalui koordinasi dan dukungan berbagai pemangku kepentingan, baik di tingkat daerah, provinsi, maupun kementerian terkait.

Sementara, bagi masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tetap waspada, memperhatikan kondisi cuaca, mengutamakan keselamatan, serta menghindari area rawan bencana dan mematuhi arahan petugas di lapangan.

Seperti diberitakan sebelumnya, kawasan Guci diterjang banjir bandang yang cukup dahsyat, Sabtu (24/1). Sejumlah fasilitas wisata, yakni Pancuran 13, Pancuran 5 dan Barokah hancur tidak bersisa.




(apl/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads