Laka Beruntun di Prambanan Klaten, Xenia Ringsek Tergencet Towing dan Bus

Laka Beruntun di Prambanan Klaten, Xenia Ringsek Tergencet Towing dan Bus

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Kamis, 29 Jan 2026 12:10 WIB
Ilustrasi Kecelakaan
Ilustrasi kecelakaan. Foto: BeritaKlik/Thinkstock/assistantua
Klaten -

Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan roda empat terjadi di Jalan Jogja-Solo, timur simpang empat Stasiun Prambanan, Klaten tadi pagi. Insiden tersebut melibatkan bus, truk towing dan mobil Xenia.

"Kejadian diperkirakan sekitar pukul 08.00 WIB tadi. Mobil semua dari arah Solo," ungkap pengguna jalan Sriyanto kepada detikJateng, Kamis (29/1/2026) siang.

Sriyanto mengatakan tidak mengetahui kronologis kejadian. Tetapi saat dirinya lewat di lokasi mobil Xenia posisinya di tengah antara truk dan bus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang di tengah itu Xenia, di belakangnya ada truk towing dan di depan bus. Mobil Xenia belakang penyok dan kap depan terangkat," lanjut Sriyanto.

"Tadi ada polisi dan mobil ambulans juga. Ndak tahu ada korban atau tidak," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Klaten Iptu Alif Akbar Lukman Hakim menjelaskan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, satu orang luka ringan sedang diobservasi. Ketiga kendaraan dari arah Klaten menuju Yogyakarta.

"Semula kendaraan bermotor (KBM) bus nomor polisi AB 7364 BK dan Xenia nomor polisi AB 1295 TA berhenti di lampu traffic light jalan dari arah Klaten menuju arah Yogya pada lajur sebelah kanan. Sedangkan truk nomor polisi A 8433 WX berjalan searah di belakangnya," terang Alif kepada detikJateng saat diminta konfirmasi.

Alif menjelaskan, diduga pengemudi truk nomor polisi A 8433 WX kurang konsentrasi. Truk akhirnya membentur bodi belakang mobil Xenia.

"Truk akhirnya membentur bodi belakang mobil Xenia. Selanjutnya terdorong maju membentur bodi belakang bus, maka terjadilah laka lantas," ungkap Alif.

"Kami mengimbau kepada pengendara untuk tetap konsentrasi, waspada, taati peraturan, cek kelayakan kendaraan, utamakan keselamatan bukan kecepatan," imbuhnya.




(afn/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads